MPI, Ciamis Jawa Barat – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ciamis melantik 795 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Di Auditorium Universitas Galuh, Ciamis, pada Minggu (26/05/2024).
“Anggota PPS yang dilantik ini telah melalui beberapa tahapan dari mulai seleksi administrasi kemudian seleksi tertulis dilanjutkan seleksi wawancara didapatlah 795 orang ini,” ucap Ketua KPU Ciamis Oong Ramdani.
Lebih lanjut Oong mengatakan jika tugas PPS berat harus kerja dengan cepat mengingat persiapan Pilkada sudah harus dilakukan dari sekarang.
“Pekerjaan kita sudah menanti mulai hari ini, kita sudah tidak boleh berpangku tangan tetapi harus berlari kita sudah sprint karena KPU Kabupaten Ciamis telah menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan oleh KPU Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Oong menambahkan anggota PPS harus segera memetakan TPS nya masing masing dan bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Rekan-rekan PPS harus segera memetakan TPS artinya PPS Pemilu nanti berbeda dengan TPS Pilkada tentu nya akan dipandu oleh nakir kemudian oleh PPK di wilayah kerjanya masing-masing,” tambahnya.
Oong menegaskan KPU Kabupaten Ciamis merupakan satu-satu nya KPU yang tidak bermasalah di Pemilu kemarin dan berharap tetap mempertahankan prestasi tersebut.
“KPU Kabupaten Ciamis menjadi satu-satunya dari 27 Kabupaten kota di Jawa Barat yang tidak ada masalah, saya berharap energi positif ini harus tetap dipertahankan jangan sampai nanti ketika Pilkada itu tidak lebih baik, saya meyakini PPK PPS akan menjalankan tugas sesuai dengan regulasi,” tuturnya.
Oong juga mengingatkan pentingnya untuk menjaga netralitas, integritas, dan kepercayaan publik dalam bertugas.
“Ada 11 poin dalam fakta integritas yang harus dipahami dan dilaksanakan. Penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, tetapi harus benar-benar dijalankan,” tegasnya.
Tidak lupa Oong mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah kabupaten Ciamis yang telah memberi dukungan anggaran untuk Pilkada ini
“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung dengan anggaran sebesar Rp51 miliar yang akan digunakan sesuai kebutuhan KPU Kabupaten Ciamis,” katanya.
Sekertaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada KPU yang telah mampu melaksanakan pemilihan Anggota PPS dengan lancar.
“Saya sampaikan ucapan selamat kepada KPU Kabupaten Ciamis yang telah mampu melaksanakan tahapan seleksi anggota PPS untuk Pilkada sehingga pada saat ini dapat dilaksanakan pelantikannya, selamat juga kepada saudara semua yang telah dilantik hendaknya dapat disyukuri karena saudara-saudara merupakan masyarakat Kabupaten Ciamis yang terpilih dan diberikan kehormatan serta kesempatan untuk ikut serta berperan aktif dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Ciamis,” ucapnya
Andang menekankan kepada anggota PPS agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dedikasi loyalitas serta yang paling penting agar menjaga netralitas.
“Kita ketahui nanti bapak Ibu semuanya akan dihadapkan pada dilematis dimungkinkan nanti ada saudara, paman dan keluarga yang akan menjadi kontestan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati oleh karena itu junjung tinggi netralitas dan diharapkan dapat bersikap adil dan tidak diskriminatif,” ujarnya.
Pelantikan juga di hadiri oleh perwakilan Ketua KPU Jawa Barat, Heri dari Kesekretariatan KPU Jabar dalam sambutannya mengatakan pentingnya menyelesaikan permasalahan di tingkatannya masing-masing untuk efisiensi waktu dan efektivitas pekerjaan.
“Misalnya, di tingkat TPS, koordinasikan dengan KPPS untuk menyelesaikan masalah di tingkat TPS,” jelas Heri.
Heri juga mengingatkan bahwa KPU Ciamis mendapat predikat rekapitulasi terbaik di Jawa Barat pada Pileg 2024.
“Jangan sampai di Pilkada menjadi tidak baik. Ini menjadi cambuk untuk kita semua,” tegasnya.
Heri menambahkan bahwa PPS tidak bekerja sendirian karena ada sekretariat yang bisa membantu tugas PPS.
“PPS menangani masalah teknis, sedangkan kesekretariatan menangani masalah administrasi. Koordinasi dengan pihak sekretariat untuk masalah administrasi dan teknis sangat penting. Harus ada koordinasi yang baik,” pungkasnya.
Jurnaliat : NAY












