MPI, Jatim – Warga dusun Baturubuh di desa Kebun, Kamal, Bangkalan, Jawa Timur digemparkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di laut. Rabu (20/8) pagi.
Penemuan mayat pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB setelah seorang nelayan melihat benda mencurigakan di tengah laut.
Nelayan kemudian melaporkan temuan tersebut ke personel Lanal Batuporon yang pada saat itu sedang melaksanakan pembersihan sampah di pantai Dermaga Beaching Pos Barat.
Tim SAR gabungan dari Lanal Batuporon bersama Polairud Polres Bangkalan pun langsung menuju ke lokasi dan berhasil mengevakuasi jasad korban ke pinggir pantai, sekitar pukul 09.35 WIB.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, berkulit hitam, mengenakan baju warna hitam dan celana pendek tiga perempat warna hitam, serta menggunakan sabuk sekolah SD.
Kondisi wajah korban tampak lebam dan mengeluarkan darah, sementara pada tangan kirinya terdapat luka yang diduga akibat benturan dengan batu karang.
Selain itu, petugas menemukan sebuah telepon genggam merk Samsung di saku celana korban. Dari kondisi jasad korban diperkirakan sudah tenggelam selama 3 (tiga) hari sebelum akhirnya ditemukan warga.
Sekitar pukul 10.45 WIB, jenazah korban lanjut dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Ebuh, Bangkalan untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas maupun penyebab pasti kematian korban. *












