Momen Unik CFD Simpang Lima, Pengunjung Antusias Coba Segway Patroli Polisi

MPI.Polda Jateng-Kota Semarang | Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu (1/2/2026), terasa berbeda dari biasanya. Selain menikmati olahraga pagi dan wisata kuliner, para pengunjung CFD juga mendapatkan pengalaman unik dengan mencoba kendaraan segway yang digunakan personel Ditpamobvit Polda Jawa Tengah dalam kegiatan patroli pengamanan.

 

Segway merupakan kendaraan listrik roda dua yang dioperasikan dengan keseimbangan tubuh pengendara. Kendaraan ini digunakan saat patroli CFD karena dinilai efektif, ramah lingkungan, lincah bermanuver di area padat, serta memungkinkan petugas bergerak cepat menyusuri kawasan keramaian tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Anuardi, menyampaikan bahwa penggunaan segway dalam patroli merupakan bagian dari upaya Polri menyesuaikan metode pengamanan dengan karakteristik ruang publik.

 

“Segway digunakan untuk mendukung mobilitas patroli di area keramaian seperti CFD. Selain efektif, sarana ini juga mendukung pendekatan humanis sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan lebih dekat oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol Anuardi.

 

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, personel Ditpamobvit Polda Jateng menyusuri kawasan Jalan Pahlawan dan seputar Simpang Lima yang sejak pagi hari telah dipadati masyarakat dari berbagai kalangan. Kehadiran segway patroli tersebut turut menarik perhatian sejumlah pengunjung. Tak sedikit warga yang berhenti sejenak, menyapa petugas, bahkan antusias saat diberi kesempatan mencoba mengendarai segway dengan pendampingan langsung dari personel patroli.

 

Salah satu petugas patroli pariwisata Ditpamobvit Polda Jateng, Aipda Tri Wardoyo, menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara dialogis dengan tetap mengedepankan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

 

“Situasi CFD sangat ramai oleh masyarakat yang berolahraga, berbelanja, wisata kuliner, serta melakukan berbagai aktivitas lainnya. Kami juga secara aktif memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk mengutamakan keselamatan dan menjaga kebersihan di sekitar lokasi demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan bagi pengunjung lain,” ungkap Aipda Tri Wardoyo.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menilai interaksi antara petugas dan masyarakat tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan warga di ruang publik. Melalui interaksi tersebut kegiatan CFD di Simpang Lima dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban sehingga meninggalkan kesan tersendiri bagi para pengunjung yang hadir.

 

“Interaksi sederhana seperti ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Pendekatan humanis di ruang publik diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman, nyaman, sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ungkap Kombes Pol Artanto.(Mbah yanto)

Pos terkait