MPI, Buol – Oknum polisi ini adanya sakit hati dengan (Nas) Irwanto terkait penarikan mobil, anehnya salah satu oknum polisi yang kerap disapa se hari-harinya Tirta, menerima salah satu unit mobil avanza yang tidak jelas, sehingga Irwanto dan tim menarik salah satu unit. Dikarena Pemilik kontrak sudah menunggak selama 8 bulan di Dealer, Iryanto mempunyai SK dan surat Fidusia dari pihak kejaksaan.
“Anehnya Oknum polisi mengatakan Kalau Unit ini ditarik kami ribut.” Ucapnya.
“Setelah itu kami ke Paminal polres Buol guna melaporkan bahwa adanya oknum polisi yang menerima mobil yang tidak jelas. dari pihak Paminal melihat dokumen kami lengkap dan sesuai aturan yang berhak kami tarik, maka unit avanza kami diserahkan.
Oknum polisi setiap lewat depan rumah dia bergas-gas di depan rumah kami dan kami pun dari pihak keluarga tidak terima perilaku Oknum polisi yang tidak mempunyai etika. Dilaporkan kepada Media, Selasa (21/02).
“Itu bukan banyak, tapi sekali atau dua kali, setiap lewat, pasti dia nge gas-gas motor dengan knalpot racing, jadi kami dari pihak keluarga mengharapkan penuh dari Paminal segera di mutasikan oknum yang tidak punya etika itu,” ucapnya.
“Kami juga melihat bahwa Polisi itu telah memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat. Oknum polisi Tirta yang telah mengeluarkan bahasa bahwa saya orang padang, kemudian saya menjawab dengan nada yang nyeleneh juga, ini bukan padang, ini daerah Buol, yang kemudian seakan-akan untuk memperlihatkan ke JagoanTirta.
Kasmawati selaku Pimpinan media buser Dirgantara7Com sangat tidak bisa terima kelakuan oknum polisi yang disebut Tirta itu.
“Kami minta dari Paminal Polres Buol segera menindaklanjuti, oknum polisi yang tidak punya etika dan kasus ini akan kami kawal, sampai sejauh mana penanganan Oknum Tirta yang pernah bertugas di Polsek Paleleh dan hampir juga bentrok dengan warga Paleleh yang dikarenakan Oknum polisi tersebut sangatlah Arogan terhadap masyarakat.” Jelasnya.
Keterangan Tirta, “itu sakit, hati-hati setelah unit avanza kami tarik.” Ujarnya.
“Dimana kami tarik karena Tirta tidak punya dasar hukum untuk menahan unit avanza, karena pemilik kontrak sudah menyerahkan unit yakni. Pemilik kontrak, tidak bisa lagi melunasi unit yang mereka di kreditkan ke Oknum polisi Tirta. Diduga dia niat Backup, tetapi mereka tidak mampu Membackup.” Pungkasnya. (*As)












