Pembangunan SDN Serua Indah 1 yang Akan Diresmikan Minggu Ini Menuai Protes Orang Tua Siswa

MPI, Tangsel – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Serua Indah 1 kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang pembangunannya akan diresmikan pada tanggal 24 November 2023 ini menuai keberatan dari salah satu perwakilan orang tua siswa (Wali murid) yang dalam hal ini tidak mau disebutkan namanya.

Ia pun memberikan keterangan kepada awak media melalui whatsapp berikut laporan nya, Selasa (21/11/2023) “Saya mohon hal itu bisa segera ditindak lanjut ya pak.” Ucapnya.

“Karna besok terakhir pembayaran dana 200rb itu pak, bagaimana ini solusinya kalau banyak orang tua yg terkendala di masalah ekonomi. Anak disekolahkan di Sekolah Negeri supaya orang tua tidak banyak mengeluarkan dana. Kenapa sering terjadi hal seperti ini?” Imbuhnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa pada Tanggal 15 november kemarin, di sekolah kami mengadakan SLK (Studi Lintas Kurikulum) dengan biaya 400rb tujuan Bandung dengan mengunjungi wisata tahu susu Lembang, floating market dan the great asia afrika.
“Tetapi dengan karena ada kendala di keuangan keluarga, anak saya tidak bisa mengikutinya. Dan sekarang disuruh membayar 200rb dengan alasan untuk beli kipas, hordeng (untuk di kelas) serta nasi tumpeng untuk diacara peresmian pembangunan gedung baru yang akan diadakan hari Jumat (24/11) mendatang.” Ungkapnya.

“Mohon bantuannya pak, yang kami tujukan untuk Kepala Dinas Sekolah Dasar. Semoga untuk kelanjutannya sekolah kami tidak ada dana pungLi lagi.” Harapannya yang disampaikan melalui Whatsapp kepada awak media.

Disisi lain dari pihak sekolah Dasar Negeri Serua Indah 1 kota Tangsel pun ketika dihubungi melalui salah seorang guru, yaitu ibu Sri yang menjelaskan bahwa itu semua kordinator kelas yang melakukan dan bukan dari keinginan sekolah.

Dan akhirnya awak media pun mencoba mempertanyakan kepada pihak Dinas Pendidikan kota Tangsel, sesuai dengan permohonan yang disampaikan kepada awak media itu.

Sementara itu sekertaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota tangerang selatan ketika di konfirmasi Tangsel dengan lugas menjawab laporan tersebut dengan kata santai. “hehehe dan di akhir kalimatnya, ia pun katakan kalau keberatan ya jangan ikut,” tandasnya.

Berbeda dengan Kepala Dinas, yang saat diberitahukan terkait laporan keberatan orang tua siswa beliau langsung respon.” Siap kang saya cek dulu.” Jawab kepala Dinas.

(Red)

Pos terkait