Pemerintah Desa Gunungsari Kecamatan Madiun Serius Rawat Makam Kuno Tempat Bersejarah di Jatim

MPI, MADIUN – Area punden yang umumnya terdapat makam kuno, dianggap sebagai cikal bakal terbentuknya sebuah desa. Tempat tersebut dianggap keramat, suci dan dihormati masyarakat setempat.

Mengingat pentingnya keberadaan sebuah punden, maka masyarakat di sekitarnya memiliki tanggungjawab dalam menjaga, merawat sekaligus melestarikannya.

Hal itu dikemukakan Kepala Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Eris Satrio Goetomo, S.A.P kepada awak media patroliindonesia.com di ruang kerjanya, Jumat (19/4/2024).

Lebih lanjut Eris Satrio Goetomo memaparkan, terkait itulah sebagai anak cucu leluhur pihaknya merasa memiliki tanggung jawab melakukan bentuk perawatan sebenar-benarnya.

Pemerintah desa yang dipimpinnya, menurutnya, tidak terbersit membiarkan, terlebih menerbengkelaikan keberadaan punden di desanya. Lantaran, menurut kepercayaan masyarakat, tidak menggubris punden bisa berakibat kuwalat.

Eris Satrio Goetomo menjelaskan, pihaknya belum lama ini merampungkan pembangunan infrastruktur sebagai pengaman dan pengindah Punden Desa Gunungsari.

Dengan memanfaatkan dana APBDes tahun anggaran 2024 senilai Rp. 99 juta lebih, dialokasikan untuk membangun gapura sekaligus pagar punden. Bangunan artistik kuno itu memiliki dimensi 24 X 1,2 meter yang dikerjakan secara swakelola masyarakat setempat.

“Jadi, ini bentuk empati kami selaku pemerintah desa, terhadap hal yang terkait peninggalan nenek moyang. Jika punden ini terawat, tentu anak cucu kita kelak tetap dapat menikmati sekaligus tahu asal usul keberadaan desanya,” harap Eris Satrio Goetomo.

Dengan dibangunnya gapura dan pagar, jelasnya, situasi dan kondisi punden di desa tersebut dapat terpandang lebih bersih dan tidak singup (menakutkan). Warga setempat yang ingin berkunjung, tuturnya, juga akan merasa lebih nyaman dan bisa menjadikannya sebagai objek wisata religi lokal.

Pemerintah desa setempat, cita-cita Eris Satrio Goetomo, ke depan akan terus berupaya membenahi dan memperbaiki punden tersebut. Tentu, terangnya, dengan tetap melihat skala prioritas serta ketersediaan pendaan mendatang. (zoell)

Pos terkait