Patroli Indonesia | Ngamprah, Bandung Barat – Rukun Tetangga (RT) merupakan organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotong-royongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Desa / Kelurahan.
Sedangkan Rukun Warga (RW) memiliki pengertian sebagai Lembaga Masyarakat yang dibentuk melalui musyawarah pengurus Rukun Tetangga (RT) diwilayah kerjanya dalam rangka pelayanan pemerintah dan masyarakat yang diakui dan dibina oleh Pemerintah Daerah (Pemda) yang ditetapkan oleh Kepala Desa / Lurah.


Di Wilayah Pemerintahan Desa Bojong Koneng Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terdiri dari 73 Ketua RT dan 19 Ketua RW.
Ketua RT dan RW tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam membantu menjalankan Pemerintahan di lingkup Desa.
Terlebih pada saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, dimana Ketua RT dan RW sangat berperan aktif dalam membantu mencegah penyebaran Covid-19 di setiap Desa.
Salah satu peran aktif Ketua RT dan RW dalam mengatasi penyebaran Covid-19 yakni melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh wilayahya, membagikan masker kepada masyarakat dan turut serta dalam memantau dan melaporkan warga yang datang dari luar daerah / luar negeri, khususnya yang telah berstatus sebagai zona merah.
Mengingat pentingnya peran dari Ketua RT dan Ketua RW di ranah Pemerintahan Desa Bojong koneng, tak berlebihan jika kinerja mereka diapresiasi oleh Pemda setempat dengan memberikan insentif bulanan yang sebesar Rp.100,000 untuk Ketua RT dan Rp. 200.000 untuk Ketua RW, dan rasanya itu belum sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban.
Hari Selasa (29/03/2022) seluruh Ketua RT dan Ketua RW menghadiri undangan dari Pemerintah Desa Bojong koneng di Aula Balai Desa Bojong koneng. Mereka diundang untuk menerima uang pembinaan tahun 2022, uang pembinaan RT/RW tersebut baru cair selama 2 Bulan dan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Bojong Koneng Tarmaya S,Pd.
Kegiatan penyaluran tersebut di hadiri Sekcam Kecamatan Ngamprah, Sapulloh. S,Sos M,Si beserta jajarannya, ada Binmas, Babinsa juga para anggota BPD Desa Bojong Koneng.
Saat diwawancara awak Media Patroli Indonesia, Kepala Desa Bojong Tarmaya menjelaskan terkait kegiatan penyaluran uang pembinaan Ketua RT dan RW yang berasal dari pemerintahan KBB.
“Untuk pembagian insentif atau uang pembinaan RT/RW dari Kabupaten untuk sekarang cair dua Bulan, jadi bulan Januari sama februari. Alhamdulillah untuk Insentif RT-RW barusan sudah di serahkan kepada para Ketua RT/RW secara langsung oleh kami dan di saksikan oleh pihak Kecamatan”, ujarnya.
“Kami sebagai pemerintah Desa Bojong koneng, mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintahan Kabupaten Bandung barat yang telah merealisasikan uang insentif pembinaan untuk RT / RW di Desa Bojong koneng”, tuturnya.
Tarmaya pun sebelum menyalurkan uang pembinaan berpesan dan menghimbau kepada para Ketua RT / RW agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai tupoksi. “Tadi ketika kami berikan sambutan menghimbau kepada seluruh Ketua RT dan RW supaya melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi, mengadakan sosialisasi kepada Masyarakat apa lagi sekarang masih masa pandemi, mengadakan pembinaan dan mengajak kepada masyarakat untuk selalu bergotong royong”. Ucapnya.
Sebagai Kepala Desa yang baru menjabat di Desa Bojong koneng, Tarmaya berharap bisa membawa Desa Bojong koneng lebih maju lagi dan mensejahterakan masyarakatnya.
“Untuk Desa Bojong koneng kami berharap di kepemimpinan Saya, agar bisa lebih maju di bidang ekonomi dan sejahtera semua masyarakat Bojong koneng”, tandasnya.
Terpisah Sekertaris Kecamatan Ngamprah Saepulloh menjelaskan bahwa Desa Bojong koneng adalah hari pertama yang dia kunjungi terkait penyerahan uang pembinaan Ketua RT-RW.
“Ini adalah Desa pertama yang kami kunjungi terkait dana, jadi istilahnya bukan insentif tapi uang pembinaan untuk RT-RW sebesar Rp. 200,000 untuk RW perbulan lalu untuk RT Rp.100, 000 dan cair untuk dua Bulan, dan itu amanat dari PLT Bupati Bandung barat yang di titipkan di kecamatan, alhamdulillah baru hari ini terealisasikan, dan hari ini ada 4 Desa, yaitu Desa Bojong koneng, Cimanggu, Ngamprah dan Mekarsari”, paparnya.
“Kami harap untuk para ketua RT/RW uang ini di manfaatkan sebaik mungkin, terutama bagaimana para Ketua RT/RW membantu kinerja Kepala Desa, bahwa tugas pokok dari Ketua RT/RW adalah membantu
Tugas Kepala Desa”. Ujarnya.
Lanjutnya, “Oleh karena itu mudah-mudahan dilapangan bisa melaksanakan tugas-tugas dengan bergotong-royong, terutama yang sekarang ini, gotong-royong sudah hampir terdegradasi sehingga gotong-royong itu sudah sangat minim sekali, dan oleh karena itu mudah-mudahan kita bisa memotivasi masyarakat untuk bisa tumbuh berkembang kembal, terutama kaitannya dengan kebersihan dan keamanan juga ketertiban”. Imbuhnya.
“Dan juga seandainya perencanaan kegiatan pembangunan yang ada di wilayahnya, terutama bisa berpartisipasi dalam Swadaya dan gotong-royong bisa di pupuk, sehingga tidak hanya mengandalkan biaya dari pemerintah yang sekarang ini biaya dari pemerintah sudah sangat terbatas, sehingga diharapkan partisipasi gotong-royong di masyarakat tumbuh kembali”. Pungkasnya.
Jurnalis: Asep cahyana.












