MPI, Nisel – Rakyat Indonesia akan menggelar pesta demokrasi Pemilu 2024 yang terdiri atas Pilpres 2024, Pileg 2024, dan Pilkada 2024. Pemilu serentak ini adalah pertama dalam sejarah.
Pemilu ini akan dilaksanakan beberapa waktu lagi, pemilu 2024 yang seyogyanya dimaknai sebagai arena kompetisi, dan kejuaraan atau perlombaan bukanlah sebagai ajang pertempuran anak Bangsa untuk berebut kekuasaan, pasca kompetisi pihak yang kalah memberi apresiasi dan pihak yang menang tidak tinggi hati, saling merangkul karena perbedaan peserta dari kontestasi bukan antara benar dan salah.
Perbedaan pilihan Politik merupakan keniscayaan dalam berdemokrasi tetapi perbedaan yang tidak boleh memisahkan. Pemilu sebagai arena kontestasi akan lebih berjalan damai ketimbang Pemilu jika dimaknai dengan semangat konflik. Jalan damai transisi kekuasaan akan mudah terwujud dalam arena kontestasi.
Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam mewujudkan Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa disampaikan komisioner KPUD Nias Selatan, Sabtu (02/12/2023) kemarin dalam kegiatan Coffee morning bersama insan Pers Nias Selatan (Nisel) yang dilaksanakan di Teluk dalam.
Dalam kegiatan ini Ketua KPUD Nias Selatan sekaligus memperkenalkan beberapa komisioner KPUD Nias Selatan yang baru, dilantik 30 Oktober lalu.
Ketua KPUD Nias Selatan Beni Meritus Halawa, Kadiv Parmas dan SDM Isiani Gohae, Kadiv Teknis dan Penyelenggara Sifaoma Dodo Wau, Kadiv Data Resman Buulolo, Sekretaris KPUD Nias Selatan Hubertus Manao dan moderator Martin Abednego Siahaan.
Kegiatan Coffee Morning, Komisioner KPUD Nisel bersama insan Pers, Ketua mengatakan profesional dirinya beserta semua anggota dalam pelaksanaan Pileg dan Pilkada yang akan dilaksanakan di beberapa bulan ke depan, bahwa akan jujur dalam melaksanakan fungsi-fungsi KPU sesuai aturan atau regulasi yang berlaku.
Selanjutnya Kadiv Parmas dan SDM Isiani Gohae menjelaskan beberapa aturan dan Penyelenggaraan Pemilu jharus sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan karena jika Pemilu dijalankan sesuai dengan regulasi akan menghasilkan proses yang berkualitas, terbangun trust public dan bermuara dengan legimitasi kepemimpinan yang kuat.
Isiani Gohae menambahkan dari hal tersebut diatas tidak lepas dari Penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dan profesionalitas, sehingga dapat membangun kepercayaan publik dalam penyelenggaraan Pemilu bersih, jujur, tanpa kepentingan, peserta Pemilu yang taat pada aturan.
Pemilih yang cerdas dan ciptakan Kondusivitas Keamanan dan Media Informasi yang Edukatif.
Pemilu di Nias Selatan Ketua KPUD Beni Meritus Halawa berharap peran strategis Media Massa diakui sangat besar dalam menjadikan Pemilu sebagai sarana integrasi Bangsa. Media berperan memberi informasi tentang semua kegiatan Politik, Sosial dan Ekonomi.
Fungsi Media harus dioptimalkan sebagai sarana Informasi, Inovatif dan Advokatif dengan menyebarkan informasi yang positif sehingga dapat mendorong terbentuknya pemikiran dan sikap positif masyarakat.
Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu ada peran positif karena berkolaborasi untuk mewujudkan Pemilu sebagai Integrasi Bangsa menuju Indonesia Tumbuh dan Tangguh melalui Media Informasi yang Edukatif. (GL.ZEB)












