Pencegahan Stunting Desa Rejuno Kecamatan Karang Jati

MPI, NGAWI – Pemerintah Desa (Pemdes) Rejuno laksanakan pencegahan stanting lewat Posyandu Balita, dan kelas ibu hamil. Sabtu (17/09/2024).

Kegiatan dihadiri Kades Rejuno, Senung Budiarto, SP bersama Tim penggerak PKK, Bidan Desa, Danik Nurwandari, Tpk, Ayu Eka Sari, Kasi Kesra, Karmi Senung Budiarto sebagai Ketua PKK Desa Rejuno beserta para kadernya.

Untuk anggaran kegiatan tersebut dengan jumlah, kelas Balita Stanting, Rp.9.027.000,- dan kelas Ibu Hamil. Rp.27.000.000,- dengan total Rp.36.027.000,- yang diambil dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024, dan pelaksanaan tepatnya di Balai Desa Rejuno, kecamatan Karangjati, kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut juga diikuti bidan pendamping desa dari Puskesmas Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi, juga Pendamping Keluarga (TPK), serta para ibu dan balita dari dusun setempat.

Untuk kegiatan selanjutnya pertama dilakukan dengan alat ukur Antropometri proses penimbangan balita dilakukan secara teliti. Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, panjang, dan lingkar lengan serta kepala bayi menjadi rutinitas yang tidak bisa diabaikan.

Tak hanya itu, para kader juga membagikan Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, sebagai bagian dari upaya mengurangi angka stunting di wilayah Desa Rejuno.

Danik Purwandari, Bidan Desa Rejuno, menjelaskan, “bahwa kegiatan posyandu ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan.” Dengan tujuan yang jelas, untuk memantau kesehatan balita dan anak, serta manula. Dengan rutin mengadakan posyandu, kita bisa mencegah para ibu dan anak malas untuk datang,” ujarnya.

Para kader Posyandu dan kader PKK juga juga aktif mengunjungi rumah-rumah warga untuk mensosialisasikan kegiatan ini, memastikan semua ibu hamil dan balita mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Kepala Desa Rejuno, Senung Budiarto, SP, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan komentarnya kepada media MPI,” dalam pelayanan posyandu yang baik, lengkap, tepat, dan gratis ini sangat penting. Hal ini dapat meningkatkan partisipasi ibu dan anak dalam kegiatan posyandu, sekaligus mencegah terjadinya stunting di Desa Rejuno,” kata Senung, panggilan Kades Rejuno sehari-hari yang sudah menjabat tiga periode ini.

Masih Kades, “Kegiatan posyandu di Desa Rejuno bukan sekedar rutinitas bulanan, ini adalah bukti nyata komitmen masyarakat dan pemerintah Desa Rejuno dalam menjaga kesehatan generasi penerus, memastikan mereka tumbuh kuat dan sehat tanpa kendala stunting yang menghantui masa depan mereka.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Desa Rejuno terus berjuang menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.

Harapan kita semua, mudah-mudahan kegiatan ini akan membawa dampak yang lebih baik untuk Desa Rejuno, serta warga, anak-anak kita semua, dan semuga sebagai penerus bangsa yang sehat dan cerdas,” pungkasnya.

(dwi harsono)

Pos terkait