Patroli-Indonesia.com, BANJAR – Patroli Polsek Purwaharja Polres Banjar Polda Jawa Barat bersama sama dengan masyarakat berhasil melakukan evakuasi mayat yang meninggal dunia di Toilet SPBU Cibentang Kota Banjar, Selasa (12/07/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.
Mayat tersebut diketahui berinisial WHH (38) warga Cipatat Kabupaten Bandung Barat, berjenis kelamin pria, yang berprofesi sebagai Guru.
Istri WHH yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa setelah menempuh perjalanan dari Bandung menuju Brebes Jawa Tengah, Ia dan suaminya beristirahat di SPBU Cibentang RT.13 RW.06 Desa Mekarharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar, untuk melaksanakan shalat di mesjid yang ada di SPBU tersebut.
“Setelah berwudhu saya langsung ke mesjid untuk shalat Ashar, sedangkan suami saya masuk ke toilet. Setelah beres sholat dan menunggu lebih dari setengah jam suami saya tidak juga keluar dari kamar toilet SPBU,” katanya.

Setelah lama suaminya tak keluar juga dari toilet, kemudian pihaknya pun mencoba menelepon kepada suaminya namun tidak dijawab. Kemudian Ia memberitahukan hal tersebut kepada Satya dan Topik selaku Satpam SPBU. Lalu kedua Satpam itupun langsung mengintip dari kaca jendela toilet dan terlihat koban sudah tergeletak dilantai dengan posisi tengkurap.
“Pa Satpam membongkar pintu toilet dan suami saya sudah meninggal dengan posisi tengkurap dilantai toilet,” ucapnya.
Setelah mengetahui korban sudah meninggal dunia kemudian Satpam beserta istri korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan tak lama berselang petugas dari Polsek Purwaharja datang ke lokasi.
Patroli 2801 Polsek Purwaharja langsung mengevakuasi dan membawa WHH ke Rumah Sakit Umum Kota Banjar, setibanya di Rumah Sakit oleh tim medis yang menangani disebutkan bahwa korban sudah meninggal dunia.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan visum luar di kamar Jenazah oleh tim medis dari RSU Kota Banjar dan berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut diduga korban meninggal karena Hypertensi / Serangan Jantung dan tidak ditemukan adanya luka bekas penganiayaan atau kekerasan, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga korban untuk di makamkan.
Istri korban beserta keluarga pun ikhlas menerima kejadian tersebut yang merupakan suatu musibah serta menolak dilakukan otopsi. Selanjutnya jenazah diserah terimakan kepada pihak keluarga untuk dipulasara sebagaimana mestinya.
Dalam perjalanan jenazah menuju kerumah duka, diantar oleh Ambulance RSUD dan dikawal oleh pihak Kepolisian Resort Banjar ke rumah duka di Cipatat Kabupaten Bandung Barat.
Sementara itu di tempat yang berbeda Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K, M. Si melalui Ps Kasubsi Penerangan Masyarakat Humas Polres Banjar Aipda Nandi Darmawan, SH menyampaikan aksi simpatik dengan membantu masyarakat merupakan Tugas Pokok Kepolisian yang harus dijunjung tinggi.
“Ciptakan rasa aman dan membantu masyarakat yang membutuhkan adalah salah satu langkah kongkrit dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan baik,” tutur Nandi.
Banyak ucapan terimakasih atas kinerja Polres Banjar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan salahsatunya, Wawan warga Cibentang menurutnya kinerja Polres Banjar dalam membantu masyarakat patut diapresiasi, apalagi ketika mengevakuasi jenazah di SPBU.
“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian Polres Banjar yang sigap dalam mengevakuasi korban dari SPBU patut diapresiasi, ucap Wawan. (Rilis Humas Polres Banjar)












