PJTKI Diduga Melanggar SOP, Warni Asal Purwakarta Jadi Korban Human Trafiking

MPI, Jakarta – Warni wanita paruh baya meminta agen Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) atau sponsor bernama Asep dan Heri alias Ajo untuk bertanggung jawab, karena mereka tau Warni habis kecelakaan, jatuh tapi tetap diberangkatkan ke saudi arabia.

“Saya harus berangkat ke Saudi, namun saya baru saja terkena musibah, terjatuh dan harus tetap diberangkatkan dengan kondisi sakit, dan setibanya saya di saudi arabia, langsung bekerja selama 6 bulan tiba-tiba kaki saya kambuh. Saya sudah dibawa berobat dengan madam sebagai majikan saya, tapi hingga saat ini belum ada perkembangan.” Kata Warni.

“Maka dengan adanya vidio saya ini agar menjadi pertimbangan, karena ini saya tidak lagi bisa bekerja karena sakit ini.” ucap Warni. Senin lalu (5/2/2024).

Menurut Narasumber, penyalur yang diduga sindikat penyalur TKI ilegal, ada kantornya di Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Yang memberangkatkan Busyrol dengan
Sponsornya Asep dari Purwakarta.

Tidak sampai disitu, awak media pun mencoba menginvestigasi keberadaan penampungan calon tenaga kerja yang berada ditempat tersebut.

Disisi lain, Achmad Sujana selaku Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) di Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) juga turut menerima laporan ini secara lisan melalui pembahasan dengan para awak media melalui sambungan video call (VC) dan menyatakan akan ikut serta menyoroti dan memantau perkara ini. (*)

Pos terkait