MPI, Kabupaten Tangerang – Proyek Ruang Terbuka Hijau Eco Park/Ramah Anak di kawasan Puspem Kabupaten Tangerang mendadak jadi buah bibir.
Bukan karena konsepnya yang megah atau nilai estetikanya, melainkan karena sederet kejanggalan yang bikin dahi berkerut. Proyek yang digadang-gadang sebagai paru-paru baru kota ini justru dinilai berjalan seperti proyek “kejar tayang”, debfan ritme kerja yang wajar. Dengan anggaran Rp 4,5 miliar, RTH Eco Park Puspem Tangerang, Kejar Target Pencapaian Penghijauan Areal Pemda
Dari pantauan lapangan, YLPK PERARI Banten menilai pemandangan yang bisa sejalan dengan standar proyek berkelas demi menghijaukan Pusat Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupatèn Tangerang.
Untuk proyek senilai miliaran di jantung pusat pemerintahan, ini bukan sekadar prestige baik bagi DLHK.
Aktivitas riil baru terlihat 9 Oktober 2025.
Dalam proyek taman ekologis seluas 4.654 m², durasi 90 hari sebetulnya ini menjadi kualitas yang layak. Standar pelaksanaan normal berada di rentang 120–180 hari. Artinya, sejak awal, jadwal proyek ini sudah menjadi target tatanan ruang terbuka hijau yang terang.
Dititik inilah YLPK PERARI memberikan apresiasi terhadap proyeksinya. *












