Sambut HUT RI Ke-77, Kecamatan Ngamprah Gelar Berbagai Perlombaan

Patroli-Indonesia.com, Ngamprah, Bandung Barat – Dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) RI  ke-77, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar berbagai perlombaan yang diikuti 11 Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Ngamprah.

Adapun perlombaan yang digelar Kecamatan Ngamprah tersebut diantaranya, turnamen sepak bola antar SD, lomba senam ibu-ibu, lomba panduan suara dari para kader desa juga lomba panduan suara yang di ikuti 11 Desa bertempat di Aula Kantor Kecamatan Ngamprah, dengan dihadiri para Muspika, Polsek, Koramil.

Camat Ngamprah, Agnes Virganty S.Stp. M.Si. menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Ngamprah mengadakan berbagai perlombaan tersebut selain memperingati HUT RI, juga bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antar pegawai Kecamatan dengan beberapa unsur seperti TNI/Polri, Satlinmas juga 11 Desa di Wilayah Ngamprah.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT RI ke-77 tingkat Kecamatan Ngamprah, pertama kemarin di awali dengan turnamen sepak bola antar SD. Dalam kegiatan ini kami berkolaborasi dengan para pengurus Karang Taruna. dilanjutkan  kolaborasi pentahelix dalam hal ini kami menggandeng pihak Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani),” katanya, Kamis (11/08/2022).

Dikatakan Agnes, sebagai mana yang diamanatkan oleh Bapak Plt Bupati Bandung Barat, yang juga hadir secara langsung ketika pembukaan turnamen dan mahasiswa pengabdian dari Unjani.

“Hari ini ada lomba panduan suara yang diikuti 11 desa dan akan dilanjutkan besok, ini untuk meningkatkan sinergitas antar pegawai Kecamatan dengan 11 Desa se-Kecamatan Ngamprah. Dari unsur TNI-Polri ikut juga bergabung di lapangan Desa Sukatani mengikuti perlombaan masyarakat tradisional, seperti misalnya tarik tambang, bakiak dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk mendukung program  Pemda KBB yang diinisiasi Plt Hengky Kurniawan dan Bunda Sonya Fatmala, yaitu Kebaya “Goes to Unesco”. Dalam program ini kebaya didaftarkan ke Unesco sebagai warisan budaya tak benda. Makanya dalam kegiatan panduan suara, para peserta yang terdiri dari ibu-ibu diharuskan mengenakan pakaian kebaya.

“Dilanjutkan lagi hari Sabtunya ada lomba senam kreasi di Kecamatan Ngamprah diikuti oleh ibu-ibu kemudian dilanjutkan perlombaan baris berbaris antar Satlimnas Se-Kecamatan Ngamprah yang mana ini semua dalam rangka memulihkan Bandung barat karena sudah di level 1 dan UMKM juga kami gandeng dan ini semua dalam rangka bagaimana Masyarakat sudah dapat berperan serta aktif tidak hanya dari perangkat tapi kami berkolaborasi dengan seluruh unsur dan kesempatan hari ini baru saja dilaksanakan,” imbuhnya.

Masih kata Ages bersyukur semua kegiatan perlombaan lancar dan para juara satu sampai tiga akan di serahkan trofi nanti di hari rabu tanggal 17 Agustus di hari H untuk semua lomba.

“Alhamdulillah lancar dan akan diumumkan pemenangnya juara satu, juara dua dan juara tiga sampai dengan harapan, yang akan di serahkan piala trofi dan uang pembinaannya nanti di hari H peringatan HUT RI 17 Agustus di hari rabu lapangan Desa Sukatani untuk keseluruhan lomba  dan hari ini juga untuk pramuka akan ada pelepasan Jam-nas, nanti juga malam berkemah ada api ungun dengan pramuka dan berbagai unsur kita berkolaborasi atas nama Pemerintah Kecamatan Ngamprah untuk mewujudkan Bandung barat ekonomi kuat di tahun 2030,” pungkasnya.

Terpisah sebagai peserta lomba panduan suara Desa Mekarsari yang di pimpin langsung kepala Desa Mekarsari, Krisno Hadi kepada awak media mengatakan untuk masalah penilaian beliau serahkan ke dewan juri.

“Alhamdulillah kami sudah melaksanakan lomba rampak sekar Se-Kecamatan Ngamprah dan untuk penilaian kami serahkan ke Dewan juri, hanya Alhamdulillah bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat positif bisa mempersatukan semua juru kawih tukang ngahaleaang Se-Kecamatan Ngamprah berkumpul di kantor Kecamatan dalam rangka HUT RI 1945, dalam rangka rampak sekar,” ujarnya.

“Kami berharap bahwa sudah merupakan suatu tanggung jawab kita semua dalam rangka memperingati HUT RI sudah kewajiban kita selaku Bangsa memeriahkan, Orang yang bijak adalah Orang yang menghargai para pahlawannya, harapan peran serta Masyarakat harus benar-benar, Kemerdekaan sangat mahal kita tinggal melanjutkan saja,” tutup Hadi. (Asep Cahyana)

Pos terkait