MPI, Gunungsitoli – Polres Nias terus melakukan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pengusaha telur berinisial ES alias Liong yang ditemukan tewas penuh luka bacok di Ruko tempat usahanya, Jl. Diponegoro kelurahan Ilir, Gunungsitoli, Nias, Sabtu (2/12/2023) malam, pukul 20.30 WIB.

Kapolres Nias, AKBP Luthfi melalui Plt. Kasie Humas, Aipda Restu Eli Gulo yang dikonfirmasi pada Minggu (3/12/2023) mengatakan, tim penyidik dari Polres Nias terus melakukan penyelidikan terkait kasus itu dengan melakukan olah TKP kedua dan memintai keterangan dari sejumlah saksi.
“Tadi Kapolres Nias langsung memimpin olah tempat kejadian perkara yang kedua guna mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut,” ujar Restu.
Dijelaskan, hingga saat ini penyidik Polres Nias telah memeriksa 7 orang saksi diantaranya istri korban dan karyawan yang bekerja pada usaha korban.
Restu mengaku di tempat usaha korban terdapat kamera pengintai (CCTV), namun tidak berfungsi karena tidak memiliki memori untuk menyimpan rekaman aktivitas dalam ruko tersebut sehingga penyidik masih kesulitan mengungkap siapa pelakunya.
Ditanya dari 7 orang saksi yang diperiksa apa sudah ada yang dicurigai mengarah sebagai pelaku..? Restu mengatakan sampai saat ini masih belum mengarah kecurigaan siapa pelakunya.
“Masih belum ada yang mengarah untuk dicurigai sebagai pelaku, namun petugas terus berupaya mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut,” pungkas Restu.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga kota Gunungsitoli digegerkan atas penemuan mayat seorang pria berinisial ES alias Liong yang kemudian dikenal sebagai seorang pengusaha telur telah ditemukan tewas bersimbah darah di dalam ruko tempat usahanya, dengan sejumlah luka bacok di sekujur tubuhnya.
(GL.ZEB)












