Patroli-indonesia.com, Pontianak- Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan menghadiri kegiatan sosialisasi Penanganan Ternak dan hewan Qurban Disaat Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat. Jumat (17/06/2022).

Kegiatan sosialisasi kali ini dipimpin oleh Muhlas selaku Moderator yang dihadiri Perwakilan Pengurus Masjid dan lembaga yang ada di kota Pontianak dan kabupaten Kubu raya di antaranya, Kepala Dinas Bunnak Kalbar, Ir. M.Munsif, M.M., Ketua Umum Badko HMI Kalbar, Abdul Muiz, Ketua Bidang Otonomi Daerah dan Pembangunan Desa, Fauzi.,Ketua Panitia Wasekum Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat, Ongki Armada, Wasekum Digitalisasi dan Komunikasi, Muhlas.
Ketua Umum KOPDA Himpunan Mahasiswa Islam Provinsi Kalbar, Abdul Muiz menyampaikan, bahwa kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan, dengan adanya kegiatan ini akan memberikan edukasi menjelang Idul Adha yang nantinya berkaitan dengan cara penanganan penyembelihan hewan qurban yang pada saat ini dihadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku.
“Kami selaku Mahasiswa ingin mengetahui penjelasan dari bapak ibu yang pada saat sekarang dihadapi adanya wabah penyakit mulut dan kuku, apalagi mau menghadapi hari Raya Idul Adha bagi yang mampu diwajibkan untuk melakukan Qurban, tapi disisi lain pada saat ini kita dihadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku, nanti kedepannya hari ini kita akan melakukan edukasi belajar secara bersama-sama khususnya bagi kami selaku pelajar dan nantinya akan memberikan edukasi terhadap warga-warga sekitar,” paparnya Abdul Muiz
Selanjutnya Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, Ir. M.Munsif, M.M menjelaskan, bahwa adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku sekira sebulan setengah kasus ini sudah dilaporkan.
“Yang terjadi di Kalimantan barat mendapat informasi adanya Penyakit Mulut dan Kuku apalagi menjelang hari raya Idul Adha, berharap masyarakat dan Pemerintah agar lebih bekerjasama mengatasi adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) khususnya di Kalimantan barat,” harap Munsif.
Selanjutnya drh. Elidar, M.M memaparkan, Penyakit Mulut dan Kuku adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, penyakit mulut dan kuku akan menular kepada hewan lainnya dalam satu kandang.
“Seperti hewan yang berkuku genap dan berkuku belah, apalagi jika hewan dalam satu kandang akan mengeluarkan air liur atau bersin sudah pasti akan menular, tetapi tingkat kematiannya tidak seratus persen hanya lima sampai sepuluh persen saja, penyakit PMK ini tidak berpindah kepada manusia.
Pemahaman terkait penyembelihan hewan Qurban agar pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan Qurban tahun 1443 H/2022 M agar selalu menjaga dan menerapkan protokol kesehatan diterapkan mulai penyembelihan hewan qurban sampai pembagian daging qurban kepada masyarakat.
(Sutiman)












