MPI, Tasikmalaya — Sikap terbuka dan kepemimpinan yang melayani kembali ditunjukkan oleh PLT Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I, melalui penerimaan audiensi Forum Passing Grade (PG) P3K Kabupaten Tasikmalaya di Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya.
Audiensi yang dipimpin Ketua Forum PG P3K Kabupaten Tasikmalaya, Indra Widia Pajri, berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi. Para guru menyampaikan aspirasi terkait status kelulusan passing grade seleksi P3K Tahun 2023 yang hingga kini belum memperoleh kepastian pengangkatan.
Dr. H. Asep Barhia menyampaikan bahwa meskipun persoalan tersebut baru diterimanya secara langsung karena dirinya baru mengemban tugas sebagai PLT, hal tersebut tidak mengurangi komitmennya untuk hadir dan mengawal persoalan umat dan bangsa, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.
Ia menegaskan bahwa Kemenag Kabupaten Tasikmalaya siap membuka ruang komunikasi yang sehat dan produktif, serta akan menjalin koordinasi dengan Kemenag Kanwil Provinsi Jawa Barat agar permasalahan ini dapat dicarikan solusi secara adil dan konstitusional.
Dalam forum dialog tersebut, para guru menyampaikan bahwa perjuangan mereka bukan semata urusan administrasi, melainkan ikhtiar membela hak atas kepastian kerja dan keberlangsungan layanan pendidikan. Mereka juga memaparkan bahwa persoalan ini telah dikomunikasikan dengan Komisi VIII DPR RI serta Kementerian Agama Republik Indonesia dalam beberapa forum resmi.
Audiensi ini menjadi potret kepemimpinan pelayanan yang menempatkan dialog sebagai instrumen utama penyelesaian masalah. Keterbukaan, empati, dan kesediaan menjadi jembatan solusi yang ditunjukkan PLT Kemenag Tasikmalaya dinilai sebagai langkah awal yang memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi. *












