MPI, CIAMIS – Tim PKM Dosen Prodi Pendidikan Akuntansi UNIGAL Gelar Penyuluhan Literasi Digital Keuangan karena perempuan mempunyai peranan yang penting termasuk dalam membuat perencanaan keuangan. Pemahaman tentang keuangan digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perempuan, sebagai pemegang kendali keuangan keluarga memerlukan pembekalan/ penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan keuangan, agar dapat cerdas dan mandiri secara finansial. Karena, pentingnya peranan tersebut, maka perlu memberdayakan perempuan dalam mengatur keuangan, untuk itu diperlukan edukasi tentang literasi keuangan yang memadai. Jum’at, (10/03/23).
Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan literasi digital keuangan pada perempuan Dharma Wanita Persatuan SMA/SMK/SLB Banjar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan tentang pentingnya literasi digital keuangan dengan memberikan pengetahuan dan informasi tentang perkembangan digital keuangan.
Hal itu, memudahkan untuk mengakses produk dan layanan sektor jasa keuangan secara cepat dan mudah. Kemampuan literasi keuangan digital pada saat ini bukan sekadar kebutuhan, melainkan juga telah menjadi lifestyle di era Revolusi Industri 4.0.
Ketua Tim Pengabdian Yuyun Susanti mengatakan, pembatasan pergerakan manusia di saat terjadinya pandemi Covid-19 kemarin menyebabkan transaksi digital makin diminati dan dibutuhkan. Dengan hadirnya layanan jasa keuangan secara digital, membuat masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengakses layanan keuangan tanpa perlu datang secara fisik ke kantor lembaga jasa keuangan.
Pada masa yang akan datang, diperkirakan semua transaksi keuangan akan beralih ke teknologi digital dan menuju cashless transactions.
“Oleh sebab itu, kita perlu mempersiapkan diri dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Kemampuan literasi digital ini bukan hanya untuk kepentingan transaksi keuangan, melainkan juga untuk memenuhi kebutuhan dan aktivitas kehidupan lainnya yang berbasis digital,” Ungkapnya.
Lanjut Yuyun, adanya kemudahan dalam melakukan kegiatan transaksi keuangan secara digital, faktor keamanan menjadi isu penting. Transaksi keuangan secara digital, perlu adanya pemahaman akan adanya risiko keamanan data pribadi dengan berbagai macam bentuk kejahatan digital keuangan.
“Materi dalam kegiatan ini diantaranya tentang 4 langkah literasi digital keungan yang terdiri dari pengelolaan keuangan pribadi, tabungan, asuransi dan investasi. Serta memberikan pemahaman tentang mewaspadai investasi illegal dan cara menghindari penipuan dalam transaksi secara online,” Paparnya.
Yuyun berharap, bahwa masyarakat terutama perempuan belum melek terhadap finansial teknologi dan perkembangan keuangan digital. Setelah mendapat penyuluhan, para peserta dapat mengetahui tentang literasi digital keuangan yang ada dengan lebih baik.
“Mudah-mudahan masyarakat khususnya perempuan apalagi era jaman sekarang lebih melek terhadap teknologi, dan juga cepat respek dengan literasi digital keuangan,” Pungkasnya.
Reporter : Hendy, Edwar
Editor : Yans












