Tim Pusdalops BPBD Ciamis Berhasil Evakuasi Mayat Tata dalam Sumur

Patroli-Indonesia.com, CIAMIS – Tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis berhasil mengevakuasi mayat di dalam sumur.

Mayat tersebut bernama Tata (45) warga Dusun Gandapura RT.03 RW.02 Desa Janggala Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis yang dinyatakan hilang, ditemukan warga mengambang di sumur, Senin (18/07/2022).

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Memet Hikmat membenarkan adanya laporan warga yang tenggelam di sumur. Pihaknya langsung menerjunkan 8 anggotanya untuk mengevakuasi korban dari dalam sumur.

Dikatakan Memet, petugas piket Pusdaops BPBD Kabupaten Ciamis pada hari Senin 18 Juli 2022 kurang lebih pukul 07.45 Waktu Indonesia Barat menerima informasi dari anggota Damkar Kabupaten Ciamis, yang bahwa telah ditemukan korban di dalam sumur di Desa Janggala Kecamatan Cidolog.

Menurutnya, setelah menerima informasi tersebut pihaknya langsung memproses di BPBD untuk melakukan evakuasi melalui laporan kepada pelaksanaan BPBD dan unsur-unsur pejabat terkait sehingga pada pukul 08.00 anggota BPBD Kabupaten Ciamis menuju lokasi.

“Setelah dilokasi kami melakukan konfirmasi dengan aparat desa setempat dan dinyatakan benar ada korban di dalam sumur dan sudah tercium bau bangkai,” ungkapnya.

Dilokasi sudah ada aparat setempat muspika, TNI, Polri dan Tagana, kemudian pihaknya melakukan koordinasi sambil menunggu tim Inafis dari Polres Ciamis untuk mengangkat korban.

“Alhamdulillah korban berhasil kami evakuasi. Kedalaman sumur kurang lebih 12 meter kedalaman air 4 meter, kami melakukan evakuasi selama kurang lebih 7 sampai 10 menit, jenazah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Janggala Kecamatan Cidolog, Ahmad Fauzi Pangestu, melalui Sekertaris Desa (Sekdes) Janggala, Ela Lailasari membenarkan bahwa salah seorang warganya dilaporkan sudah 2 hari menghilang, sehingga keluarga dibantu warga melakukan pencarian di sekitar kebun dan rumah korban.

“Dua hari dia menghilang warga terus melakukan pencarian disekitar kebun, rumah dan tempat lainnya,” katanya.

Menurutnya, sekitar pukul 07:00 pagi salah seorang keluarganya menemukan sandal korban ada didekat sumur. Ketika dilihat kedalam sumur ternyata korban sudah mengambang.

“Setelah mengetahui korban mengambang di sumur, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian itu kepada kami,” ucapnya.

Setelah mendapat laporan dari warga bahwa korban ditemukan mengambang di sumur, pihaknya langsung menghubungi BPBD Ciamis untuk meminta bantuan evakuasi korban. (Nank Irawan)

Pos terkait