Patroli-Indonesia.com, LEMBANG, Bandung Barat – Untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat dalam bidang pelayanan kesehatan, Pemerintah Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat telah merealisasikan pengadaan Mobil Ambulance yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 235.000,000.
Kepala Desa (Kades) Gudang Kahuripan, Agus karyana kepada Patroli-Indonesia.com saat di temui di kantor Desa rabu (08/6/2022) mengatakan, pembelian satu unit ambulance tersebut merupakan kebutuhan penting yang diharapkan pemerintah desa bagi masyarakat untuk mempermudah pelayanan dan itu hasil dari musyawarah dengan BPD Gudang kahuripan.
“Kami ingin meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama masyarakat yang perlu kendaraan untuk digunakan ke rumah sakit. Karena memang tidak semua warga masyarakat mampu untuk membayar biaya ambulance dari rumah sakit,” katanya.
Menurut Agus, dengan adanya ambulance tersebut pihaknya telah berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tidak mampu. Ambulance tersebut merupakan keinginan masyarakat dan berdasarkan hasil musyawarah dengan BPD. Makanya pada tahun 2022 pihaknya mengalokasikan dari Dana Desa berjumlah sebesar Rp.235 juta
untuk pembelian satu unit kendaraan ambulance agar dapat melayani masyarakat Desa Gudang Kahuripan.
Agus juga mengungkapkan bahwa pada waktu itu sedang masa pandemi Covid-19 sehingga banyak masyarakat yang memerlukan ambulance, karena dari pihak rumah sakit sangat susah sebab banyak sekali pasien yang harus di rujuk.
“Pada saat itu kami merasa iba ketika melihat masyarakat yang akan di rujuk ke rumah sakit besar ambulance nya tidak ada. Untuk itu kami bermusyawarah dengan BPD untuk mempunyai ambulance agar dapat melayani masyarakat apabila terjadi rujukan ke rumah sakit dan lainnya,” jelasnya.
Agus juga menjelaskan, bahwa Desa Gudang Kahuripan pernah memiliki ambulance waktu periode pertama dirinya menjabat. Ambulance tersebut dibeli dengan dana swadaya, karena memang gratis jadi pemeliharaan pun tidak berjalan dengan baik hingga akhirnya mobil rusak tidak bisa di perbaiki.
“Alhamdulillah di tahun 2022 ini, berkat dorongan dan dukungan dari semua elemen masyarakat kami dapat memiliki ambulance untuk pelayanan masyarakat,” ungkapnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat Gudang Kahuripan agar bisa memahami baahwa ambulance tersebut butuh biaya perawatan agar bisa berjalan dengan baik.
“Kendaraan ini harus ada biaya oprasionalnya, tentunya tidak gratis, tapi disesuaikan dengan kemampuan masyarakat agar keberlangsungan sopir dan perawatan kendaraannya bisa berjalan dengan baik. Yang paling utama harus saling mendukung terhadap kegiatan yang dialokasikan oleh pemerintah desa demi kepentingan masyarakat Gudang Kahuripan juga,” harapnya.
Sementara itu Kasi Pemerintahan, Iwan sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan adanya mobil ambulance di Desa Gudang Kahuripan diharapkan bisa memaksimalkan pelayanan masyarakat untuk bidang kesehatan.
“Alhamdulillah Saya selaku perangkat Desa Gudang Kahuripan sangat bahagia sekali karena ini mungkin yang dinanti ketika bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat Gudang kahuripan yang membutuhkan,” pungkasnya. (Asep Cahyana)












