Walau Ada Dualisme Pimpinan Dekopin Pusat, Dekopinda Ciamis Tetap Kondusif

Patroli-Indonesia.com, CIAMIS – Adanya Dualisme kepemimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Pusat yakni di bawah Pimpinan Nurdin Halid (Hasil Munas Makasar) dan Sri Untari, ternyata berdampak pada kepengurusan Dekopin Wilayah hingga ke akar rumput Dekopin Daerah.

Hal itu diakui Sekertaris Jendral (Sekjen) Dekopinda Kabupaten Ciamis, Herdi Herdiana ketika diwawancara Patroli-Indonesia.com di ruang kerjanya usai acara Tasyakur Hari Koperasi Nasional ke-75 tingkat Kabupaten Ciamis, Sabtu (30/07/2022) di Aula Dekopinda Ciamis.

Dijelaskan Herdi, dualisme di tubuh Dekopin Pusat terjadi setelah Musyawarah Nasional (Munas) tahun 2019 di Makasar. Namun seharusnya dualisme kepemimpinan tersebut tidak terjadi seandainya ketika Munas itu tidak ada mis komunikasi dan pemahaman yang berbeda.

“Mungkin waktu Munas itu ada mis, ada pemahaman berbeda sehingga terjadilah dualisme di Dekopin Pusat yang mengepek ke wilayah dan daerah,” katanya.

Sekertaris Jendral (Sekjen) Dekopinda Kabupaten Ciamis, Herdi Herdiana

Menurutnya, seharusnya dualisme kepemimpinan tersebut tidak mengepek ke bawah, karena hanya kesalahpahaman di pusat. Namun pihaknya tidak mengganggap pesaing dan hanya jalani dan konsolidasi saja seiring berjalannya waktu.

“Walaupun terjadi dualisme, namun untuk di Ciamis masih sangat kondusif gerakan dibawah merespon apa yang kita programkan. Kami tidak mengharapkan adanya dualisme di Ciamis karena yang dipersoalkan adalah gerakan dibawan yang harus kita bina,” jelas Herdi.

Dikatakan Herdi, saat ini di Kabupaten Ciamis ada 150 koperasi yang sudah terdaptar di Dekopinda, walaupun memang masih banyak yang belum bergabung tapi pihaknya tidak memaksa mereka bergabung. Koperasi yang berbadan hukum itu otomatis menjadi anggota Dekopinda.

“Walaupun banyak yang belum bergabung namun partisipasi, kontribusi mereka tetap berjalan,” jelas Herdi.

Dalam acara Tasyakur Harkopnas ke-75 tadi, kata Herdi jumlah yang hadir sekitar 150 anggota, ada juga dari Dekopin Wilayah Jabar, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun menggelar produknya di stand yang telah disediakan.

“Kami berharap Dekopinda tetap eksis, gerakan koperasi juga harus menata diri menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Perubahan akan selalu terjadi untuk itu kita harus adaptasi terhadap proses perubahan yang terjadi,” pungkasnya. (Nank Irawan)

Pos terkait