Wali Murid Keluhkan Penarikan Iuran Sampul Raport di Salah Satu SD yang ada di Tubaba

MPI, Tubaba Lampung – Salah satu diantara wali murid Sekolah Dasar (SD) di kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, keluhkan adanya iuran untuk sampul raport.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa dia sangat mengeluh dan heran adanya pembayaran sampul raport  Rp.50 ribu.

“Katanya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gratis, tidak ada biaya apapun tapi kok ini bayar Rp 50,000 untuk beli sampul Raport kan aneh,” ungkap wali murid. Rabu, (11/01/2023).

Sementara itu, pernyataan dari wakil Kepala Sekolah (Wakasek) saat dikonfirmasi media membenarkan adanya pungutan kepada murid kelas 4 dan itu sebelumnya sudah dilakukan rapat dengan wali murid di tahun ajaran sebelumnya.

“Kalau untuk penebusan sampul raport itu sudah diadakan dari tahun sebelumnya, akan tetapi untuk nominalnya saya kurang tahu pasti berapa per siswa dan berapa yang sudah terkumpul belum paham,” katanya.

Lebih lanjut, wakil kepsek menjelaskan bahwa untuk bantuan dana bos tidak dijelaskan dalam item nya bahwa sampul raport ditanggung oleh dana bos.

“Dalam aturan nya kan gak ada bahwa sampul itu ditanggung oleh dana bos,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa yang mengambil iuran sampul raport tersebut bukan hanya di sekolah ini saja. Akan tetapi sekolah-sekolah yang lain memberlakukan pungutan biaya untuk sampul raport.

“Ini bukan di sekolah kami saja, akan tetapi Se Kecamatan Tulangbawang udik juga memberlakukan seperti itu,” imbuhnya

Sementara Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba saat dikonfirmasi via telepon seluler ke nomor 082210Xxxx belum bisa tersambung. (*)

Pos terkait