MPI, GOWA – Heboh, Warga Desa Jipang, Bontonompo Selatan, Gowa, Sulawesi Selatan mendesak Aparatur Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan terkait mangkraknya 4 (empat) titik proyek Aspirasi Kementerian.
Warga berinisial BS membocorkan keempat titik proyek mangkrak tersebut dikelola masing-masing Kelompok Tani Kale Jipang, kelompok tani Baluburu, kelompok tani Biring Je’ne dan kelompok tani Masaleh.

Ke 4 (empat) proyek swakelola secara bertahap tersebut terendus aroma tidak sedap, bahkan berpotensi merugikan Keuangan Negara, hingga berdampak pada perekonomian petani.
“Tidak pernah difungsikan pak, makanya kami desak kepolisian dan Kejaksaan turun langsung sehingga kami bisa tenang,” kata warga inisial BS.
Adapun Proyek Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) BBWS Pompengan Jeneberang Satuan kerja (Satker) O&P SDA Pompengan Jeneberang program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Bissua (P3-TGAI) tahun anggaran Tahun 2022 juga mangkrak.
Ketua Kelompok Tani Baluburu di Konfirmasi media Jumat 31 Januari 2025 membocorkan, awalnya dia datang dirumah untuk mengatas namakan kelompoknya, dengan iming-iming mendapatkan bantuan Pembangunan saluran irigasi.
“Saya Kasih waktu itu apalagi ini kepentingan bersama, kepentingan petani.” Ungkapnya.
Senada diungkapkan Ketua Kelompok Tani Kale Jipang, mengaku kelompoknya juga mendapat kucuran dana segar melalui aspirasi kementerian tersebut namun dibawah kendali sang Kepala Desa Jipang.
“Cocokmi” (Benar) jawab nya,”Tapi kelompok Taniku Kale jipang Napake pak Desa,” ungkap Sekdes.
Begitu juga pada proyek pengembangan Irigasi Bampen Pusat Ditjen PSP tahun anggaran 2020 perpompaan melalui dana APBN, juga di kucurkan kepada kelompok Tani Biring Je,ne Desa Jipang Kec Bontonompo Selatan Kab Gowa, namun proyek mangkrak satu ini bakal diperbaiki
Ditambahkan, untuk proyek perpompaan PSP yang dikerjakan Ketua kelompok tani Masale, Desa Jipang, melalui Kementerian Pertanian RI, kelompok tani Masale di kerjakan oleh Ketua kelompok taninya, karena dianggap bermodal setelah di Konfirmasi Mustari dg Sila Mengatakan.
“Saya berupaya untuk memperbaiki, khususnya Proyek Perpompaan yang saya tangani di Dusun Jipang supaya dirasakan manfaatnya kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut Salah satu warga dikonfirmasi media mengatakan, berbeda dengan Kelompok Tani Kale Jipang Kelompok Tani Baluburu Kelompok Tani Biring jene yang Ke 3 (tiga) Kelompok Tani ini hanya di Manfaatkan oleh Oknum tertentu.
”Kami berharap aparat penegak hukum mendengar keluhan para petani, ini soal kesejahteraan rakyat yang dirampas oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” tegasnya. **












