Wisuda STIM Surakarta Ke-8: Komitmen Akademik dan Internasionalisasi Lulusan

Wisudwan Ke-8 STIM

Surakarta, Patroli Indonesia – Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta kembali menorehkan capaian penting dengan menyelenggarakan Wisuda ke-8 Tahun Akademik 2025. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.00–11.00 WIB ini diikuti sebanyak 110 wisudawan dan wisudawati, termasuk 27 lulusan terbaik dengan predikat cumlaude sekaligus penghafal Al-Qur’an 30 juz, Sabtu (30/8/2025).

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Phil. H. Sahiron, M.A., Direktur PTKI Kemenag RI, menekankan urgensi kurikulum berbasis cinta (mahabbah) kepada Allah dan ciptaan-Nya. Menurutnya, semakin tinggi ilmu yang dimiliki mahasiswa, semakin besar pula rasa cinta kepada Sang Pencipta dan sesama makhluk. Beliau juga mengingatkan pentingnya pengawalan terhadap pengajuan program studi baru di STIM. Selain itu, disampaikan salam dari Kementerian Agama untuk Ustadz Abu Bakar Baasyir dan civitas akademika STIM serta Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki, dengan pesan agar terus maju bersama agama dan bangsa.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Rokhmadi, M.Ag., Sekretaris Kopertais X Jawa Tengah, menegaskan perlunya langkah progresif dalam pengembangan kampus. Dosen-dosen STIM didorong untuk aktif menapaki jenjang jabatan fungsional, memperluas jumlah program studi, hingga mempersiapkan transformasi kelembagaan menuju institut yang berdaya saing nasional maupun internasional. Beliau juga menekankan pentingnya memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat luas.

Dalam kesempatan yang sama, Ust. Drs. KH. Farid Makruf, Ns., selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin, menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan, wisudawati, dan wali mahasiswa. Ia berharap STIM terus mengalami percepatan kemajuan serta mengingatkan agar lulusan senantiasa berkomitmen dalam menuntut ilmu sepanjang hayat (tholabul ‘ilmi).

K.H. Drs. Farid Makruf, Ns.

Sementara itu, Dr. Zahrodin Fanani, M.P.I., Ketua STIM Surakarta, dalam sambutannya memaparkan perkembangan signifikan kampus sejak berdiri pada tahun 2012. Hingga kini STIM telah memiliki 925 mahasiswa, 35 dosen, dan melahirkan delapan angkatan alumni. Pada wisuda tahun ini, 110 lulusan resmi dikukuhkan, dengan 27 di antaranya menyandang predikat cumlaude sekaligus hafidz 30 juz.

Dr. Zahrodin Fanani, M.Pd.I.

Lebih jauh, Dr. Zahrodin menyampaikan target pencapaian akreditasi “Baik Sekali” untuk Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) pada tahun 2025. Ia juga menekankan tiga program unggulan kampus, yakni sanadisasi keilmuan, penguatan bahasa Arab, serta internasionalisasi kampus. Ke depan, STIM diarahkan untuk bertransformasi menjadi Institut Islam, meningkatkan mutu dosen, dan membuka peluang beasiswa S2 di dalam maupun luar negeri.

Dengan semangat tersebut, Dr. Zahrodin menegaskan bahwa lulusan STIM adalah pribadi berakhlak, bersanad, disiplin, dan siap menghadapi tantangan global. Bersama Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, STIM diharapkan mampu tampil sebagai mercusuar ilmu yang berperadaban demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Lulusan STIM Surakarta diproyeksikan sebagai generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berakhlak mulia, bersanad keilmuan, dan berdisiplin tinggi. Karakter ini menjadi modal utama bagi para alumni untuk menghadapi dinamika global yang sarat tantangan. Dengan bekal integritas, spiritualitas, dan keilmuan yang kokoh, mereka diharapkan mampu tampil sebagai pribadi yang unggul sekaligus adaptif dalam menjawab kebutuhan zaman.

Lebih jauh, keberadaan STIM yang berafiliasi dengan Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki menegaskan peran strategis lembaga ini sebagai pusat pengembangan ilmu yang berorientasi pada peradaban. Kolaborasi antara basis pesantren dan pendidikan tinggi membuka peluang besar untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam ranah keilmuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat dan bangsa. Dengan demikian, STIM diarahkan menjadi mercusuar ilmu yang relevan dengan kebutuhan lokal sekaligus berdaya saing internasional.

Penulis: Tim Patroli Indonesia I Biro Sragen

Pos terkait