MPI – Lombok Timur, NTB – Ditengah ramai diisyukannya beberapa nama yang disebut sebut akan menjadi PLT Bupati di kabupaten Lombok Timur, banyak diantaranya yang sudah mulai ancang ancang dan melakukan upaya pendekatan pendekatan serta loby loby Pusat demi satu rekom PLT Bupati di Lombok Timur.
Menjelang kurang lebih 100 hari kedepan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur akan bersiap kemas barang dari pendopo , nama nama yang disebut sebagai PLT yang akan mengantikan pun mulai ramai disebut di publik, diantaranya :

– Dr.Ashanul Khalik(Kadinsos Prov.NTB)
– Dr.Fathul Ghani(Kadis Pertanian Prov.NTB)
– Dr.Ashari (Kepala BPSDM Prov.NTB)
– Abdul Ghani(Kesbangpoldagri Prov.NTB)
– H.Juaini Taupik,M.Ap(Sekda Kab.Lombok Timur)
Kelima nama tersebut banyak diperbincangkan di berbagai tempat, baik di group WA maupun tempat tempat diskusi publik lainnya. Ada yang mengatakan bahwa PLT memang menjadi kebijakan dan kewenangan Kementerian Dalam Negeri, namun tetap rekomendasi/usulan Fraksi Fraksi di DPRD serta Gubernur juga dikatakan sebagai penentu dalam penunjukan PLT Bupati Khususnya di Kab.Lombok Timur.
Menurut Bang Deni, Ketua DPW PWDPI (Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Nusa Tenggara Barat, “perihal PLT bupati ini memang sangat pantas direbut maupun dilakukan upaya upaya loby kelas tinggi oleh orang orang yang bersangkutan termasuk kelima orang tersebut,” terangnya.
Bagaimana tidak PLT Bupati yang akan menjabat nantinya dikatakan akan menjabat sebagai Bupati di Lombok Timur dengan kewenangan serta kebijakan yang tak beda jauh dengan kewenangan Bupati yang terpilih atas hasil Pemilu.
“Artinya seseorang yang akan menjabat PLT bupati nanti tentunya akan sangat berperan dan menentukan berbagai hal di Daerah termasuk diantaranya pada kebijakan kebijakan birokrasi serta pembangunan juga lainnya,” tutur Bang Deni.
Ini sangat seksi, lanjut Bang Deni. “Pasalnya jabatan PLT seiring dengan sedang berlangsungnya momen momen politik,baik ditingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat sehingga PLT Bupati di Lombok Timur yang disebut sebut sebagai Barometer di Nusa Tenggara Barat, dalam berbagai hal termasuk pada kepentingan kepentingan Politik pada saat ini.
Sudah tentu PLT bupati ini akan menjadi pertimbangan besar bagi elit elit politik juga para pihak yang memungkinkan ikut berperan mengusulkan siapa dan dari kalangan mana Penjabat Bupati yang akan diusulkan,” ungkap Bang Deni
Menurutnya, siapapun PLT Bupati yang akan mendapatkan Mandat dari KEMENDAGRI nanti tentunya adalah putra putri Daerah yang memang memiliki kemampuan serta pengalaman memimpin dan mengenal situasi serta keadaan di Daerah tersebut, sehingga ketika sesudah menjabat nanti tidak terlalu sulit untuk melakukan berbagai pendekatan pendekatan serta hubungan emosional dengan lingkup pemerintahan maupun kalangan masyarakat yang ada di daerah.
“Lombok Timur ini kan Daerah Besar, dan perlu juga suatu pertimbangan besar juga, Lombok Timur kita ini membutuhkan perhatian khusus dan membutuhkan kepala daerah yang kuat dari sisi penguasaan berbagai masalah yang mendera Lombok Timur, misalkan saja berbagai kasus konflik atas nama agama dan yang paling utama adalah konflik pada pelaksanaan pemilukada yang memang ini tidak mudah penanganannya, kecuali pejabat yang pahan strategi penanganan konflik, sehingga benar benar dalam hal ini dibutuhkan sosok seorang PLT Bupati yang harus Tangguh dan jenggo sebab ini memang menjadi bagian perhatian kementerian dalam negeri untuk tidak serta merta menentukan Penjabat Bupati di Lombok Timur dan haruslah ini dikaji dengan sebaik-baiknya.” Tegas Bang Deni.
“Akan tetapi, ya mudah-mudahan yang bisa mendapatkan Mandat PLT nanti adalah seseorang yang berjiwa besar pula serta memiliki kemampuan besar dalam meneruskan berbagai program yang mungkin masih tertunda atau bahkan mampu membuat program sendiri dan melaksanakan mimpi mimpi besar daerah yang bisa dijalankan dengan baik semasa PLT.” Pungkasnya.
Sumber : ntb.suaradaerah.id
Dimuat oleh : Admin












