Jalan Licin di Desa Palopo Akibat Luapan Sedimen dari Tambang Bulangita

MPI, Pohuwato – Jalan di Desa Palopo, dekat kompleks KPU, menjadi licin akibat luapan sedimentasi dari aktivitas tambang Bulangita. Sebelumnya, sedimen tersebut menyumbat gorong-gorong. Pemerintah telah mengganti gorong-gorong dengan yang lebih besar, namun sedimentasi terus menumpuk hingga lumpur meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga pada Senin, 13 April 2026.

 

Kondisi ini semakin parah dengan curah hujan yang tinggi di tengah proses pembangunan gorong-gorong yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Ketua KPU menginformasikan bahwa beberapa warga sudah mengalami kecelakaan akibat lumpur dari selokan yang mengalir ke jalan. Kapasitas gorong-gorong dinilai tidak sebanding dengan volume air dan lumpur yang masuk, sehingga disarankan untuk membangun tanggul yang lebih tinggi agar aliran air lebih terarah.

 

Menanggapi laporan warga, petugas Damkar Pohuwato datang ke lokasi untuk menyiram jalan agar tidak licin dan mencegah kecelakaan. Kabid Damkar Pohuwato menegaskan bahwa meskipun tugas utama Damkar adalah pemadaman kebakaran, mereka tetap membantu membersihkan jalan demi keselamatan warga.

 

Saat ini, fungsi Damkar memang telah meluas. Sesuai dengan Panca Dharma, Damkar bertugas melakukan pencegahan, pemadaman, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat, dan penanganan bahan berbahaya. Dinas Damkar Pohuwato melayani berbagai laporan darurat non-kebakaran sebagai bentuk “Negara Hadir”.

 

Petugas Damkar menangani kebakaran bangunan, hutan, dan kendaraan, serta penyelamatan manusia dan hewan dalam situasi darurat. Mereka bekerja dengan prinsip respons cepat, siap siaga 24 jam, dan menganggap setiap permintaan bantuan sebagai misi sosial kemanusiaan.

 

Sementara itu, warga Desa Palopo berharap pemerintah segera menghentikan aktivitas tambang Bulangita yang menyebabkan sedimentasi masuk ke rumah mereka. Red

Pos terkait