Patroli Indonesia, Bandung – Kegiatan kearsipan merupakan salah satu peranan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di negara kita. Tidak ketinggalan, setiap individu/aparatur maupun lembaga pemerintah lainnya yang menyelenggarakan urusan pemerintahan berkewajiban melaksanakan urusan kearsipan. Berdasarkan kondisi yang kita lihat dan saksikan sekarang ini arsip masih dianggap sebagai sesuatu yang kurang penting, kurang diminati dan bahkan banyak yang tidak peduli.
Oleh sebab itu, dalam rangka mewujudkan pengelolaan dan penataan arsip yang baik dan benar sehingga dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien serta menyelamatkan, melestarikan arsip-arsip di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian PUPR (BPSDM PUPR) khususnya arsip eks Pusdiklat PU, BPSDM Kementerian PUPR pada hari Kamis (03/06) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip (Eks Pusdiklat PU) di Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah IV Bandung.
Dalam sambutan pembukanya, Herman Suroyo selaku Sekretaris Badan Pengembangan SDM mengatakan, Melalui sebuah arsip kita akan mengetahui sejauh mana dan bagaimana sesuatu itu ada dan terjadi.
“Kita akan memahami dan memaknai sesuatu tersebut setelah mengetahuai sejarah, proses dan perjalanannya, dan itulah arti penting dan posisi sebuah arsip,” ujar Herman mengawali sambutannya.
Lebih lanjut, Herman Suroyo dalam kesempatannya juga menegaskan, pemahaman seperti ini wajib kita miliki sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang memiliki tugas, pekerjaan dan masa tugas yang panjang.
Untuk diketahui, kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip akan dilaksanakan mulai hari ini hingga jumat (04/06), dengan diikuti 40 peserta yang berasal dari lingkungan BPSDM PUPR. Pengelolaan arsip ini nantinya diharapkan dapat menjamin keselamatan arsip sebagai pertanggungjawaban nasional bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (*)













