MPI, Madina – Pemerintah berupaya dengan berbagai program peningkatan mutu pada segenap sub-bidang yang salah satu contohnya terlaksana lewat Bimbingan Tekhnis (Bimtek) ataupun Sosialisasi dengan program pelaksanaan yang disusun anggarannya jauh lebih awal yang explicit dan berujung hasilkan kesejahteraan di setiap sektor.

Namun bergulirnya acara demi acara berbentuk sejenis, hal itu jelang pilkada tahun 2024 ini menjadi sorotan publik dengan dugaan yang diimplementasikan oknum Pemerintah Daerah kabupaten Mandailing Natal (Madina), provinsi Sumatera Utara (Sumut), terkutip awak media pada Rabu kemarin (23/10/2024), di Panyabungan.
“Mengingat masa politik saat ini timbul pemikiran publik berkait dengan pilkada tahun 2024 ini, dimana, dimonitor diawal tahun ini maupun di tahun sebelumnya, rekor waktu pelaksanaan sosialisasi jelang pilkada tahun ini ibarat semut beriringan yang terus sambung menyambung di berbagai tempat dan juga sempatnya berbagai oknum pemerintahan melakukan acara tersebut pada gedung yang merupakan aset dari keluarga salah satu paslon, yang juga jauh sebelumnya dilibatkan berbagai tempat acara pemerintahan. Padahal masih ada aset pemerintahan Madina (Gedung Serbaguna) dan gedung masyarakat luas yang minim digunakan pihak pemda,” papar salah satu devisi hukum di Madina.
“Sambungnya, “Jika akan selalu tersisip kekuasaan yang dugaan mengandalkan sepihak ataupun kesejahteraan beberapa oknum saja, besar kemungkinan taraf kesejahteraan masyarakat Madina akan sangat sulit digapai, yang mana menurut potensi kabupaten Madina ini yang begitu dahsyat impactnya. Kesejahteraan masyarakat di segenap tempat sudah sangat wajar melekat,” Pungkasnya.
(S.Nasution)












