Dinkes Ciamis Gelar Skrining Awal bagi Peserta BCL Award GERMAS Challenge

Patroli-Indonesia.com, CIAMIS – Dalam rangka mengantisipasi penyakit tidak menular di masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis menggelar skrining/deteksi dini pemeriksaan kesehatan di lingkup Dinkes Ciamis, Senin (23/05/2022) di Halaman Dinkes Ciamis.

Kegiatan tersebut juga dalam rangka memeriahkan hari jadi Ciamis ke-380, sebagai Implentasi Perbup No. 3 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Ciamis, untuk itu Dinkes Ciamis menggelar BCL Award GERMAS Challenge.

Kepala Dinkes Ciamis, dr Yoyo mengatakan kegiatan tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit tidak menular di masyarakat, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

“Tidak hanya pegawai di lingkup Dinkes skrining ini juga terbuka untuk masyarakat umum,” ucapnya.

Diungkapkan Yoyo, ada beberapa target yang harus di sampaikan kepada masyarakat dan membutuhkan peran aktif masyarakat diantaranya, masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat, mau memeriksakan kesehatannya walaupun tidak sedang sakit.

Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Ciamis, dr Yoyo

“Ini bagian dari upaya pencegahan terhadap penyakit tidak menular di masyarakat. Saat ini penyakit tidak menular cukup tinggi diantaranya kencing manis, darah tinggi, stroke dan lainnya,” jelasnya.

Dengan skrining/deteksi dini tersebut dapat mencegah sedini mungkin faktor-faktor penyebab penyakit tidak menular. Skrining yang digelar tersebut terbuka juga bagi masyarakat umum yang ingin memeriksakan kesehatan tubuhnya.

Bagi masyarakat apalagi di usia produktif yang ingin memeriksakan kesehatannya dapat datang juga ke puskesmas, pustu dan tempat pelayanan kesehatan lain. Ini gratis tidak dipungut biaya,” ungkapnya.

Yoyo berharap adanya BCL Award Germas Challenge ini sebagai momentum mengajak masyarakat untuk melaksanakan skrining/deteksi dini, utamanya mereka menyadari bahwa adanya deteksi dini dapat mengetahui dan terdeteksi status kesehatannya sedini mungkin.

“Jangan sampai mereka terserang penyakit tidak menular yang sebetulnya dapat dicegah dengan cara melakukan hal sebelumnya yaitu makanannya dan gerakan fisiknya seperti apa,” jelasnya.

Dalam Germas ada 7 indikator yang harus dilaksanakan, namun untuk tahun ini pihaknya hanya mengejar 3 dari 7 indikator tersebut yaitu, deteksi dini, pola makan yang setiap menu terdapat sayuran dan buah-buahan serta aktivitas fisik.

“Dari ke-3 indikator ini kami berharap masyarakat dapat aktif memeriksakan kesehatan dirinya, aktif melakukan gerakakan fisiknya dan juga makananya terdapat sayuran dan buah,” harapnya.

Sementara itu Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Ciamis, dr. Eni Rochaeni yang ditemui saat pendaftaran dan skrining awal bagi para peserta yang akan mengikuti BCL Award Germas Challenge, mengatakan Bersama Cegah Lemak berlebih (BCL) Award tersebut dikampanyekan oleh Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam rangka Implentasi Perbup No.3 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Germas di Kabupaten Ciamis.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr Eni Rochaeni

Adapun tujuannya adalah agar masyarakat Tatar Galuh Ciamis tetap sehat dan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk mengikuti tantangan tersebut. 

“BCL Award Germas Challenge” merupakan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui pembiasaan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur setiap hari dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sehat itu harus dimulai dari diri kita sendiri,” katanya.

Dijelaskannya, ada syarat dan mekanisme yang harus ditempuh untuk mengikuti BCL Award Germas Challenge tersebut antara lain adalah warga Ciamis baik laki-laki/perempuan memiliki berat badan minimal 80 Kg atau Indeks Masa Tubuh (IMT) lebih dari 25 kg/m2 dengan lingkar perut P 80cm L 90cm.

Menurutnya para peserta akan mengikuti skrining awal pada saat pendaftaran, untuk tempat pendaftaran dan pengukuran lingkar perut akan dilaksanakan di Halaman Kantor Dinkes mulai tanggal 23-24 Mei 2022, jam 09.00-14.00 WIB.

“Periode Challenge akan dimulai tanggal 25 Mei sampai 07 Juni 2022. Para peserta diharuskan membuat dokumentasi harian upaya yang dilakukannya untuk menurunkan berat badan, diantaranya konsumsi harian, aktivitas fisik/olahraga dan lainnya. Dokumen bisa berupa foto dengan format file jpg maupun video yang berdurasi maksimal 30 detik,” jelasnya.

Dokumentasi upaya Germas yang dilakukan peserta harus dikirim setiap hari melalui link byt.ly/bclgermas dengan menyertakan nama lengkap dan nomor pendaftaran.
Untuk skrining akhir Challenge akan dilaksanakan pada 07 Juni 2022 mulai jam 09.00 WIB di Halaman Kantor Dinkes Ciamis.

Untuk peserta yang tidak melakukan skrining akhir akan dinyatakan gugur. Tidak diperbolehkan minum obat/minuman pelangsing dan sejenisnya. Pemenang akan diumumkan pada acara puncak hari jadi Ciamis ke-380 dan ada hadiahnya juga.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti tantangan ini. Ada hadiah uang pembinaan Germas sebesar Rp.3 juta dan hadiah menarik lainnnya,” pungkasnya. (Nank Irawan)

Pos terkait