Polemik Sampah Warga Kirana RW12 Diduga Jadi Korban Keegoisan Kebijakan Pengurus Lingkungan

MPI, Kabupaten Tangerang – Warga perumahan taman Kirana RT.07 RW. 12 mengeluh akibat keegoan sang pengurus lingkungan terkait Bak sampah yang di buat warga secara swadaya dengan tujuan untuk kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Diketahui warga gang Nanas RT.07 sekira (3) Tiga tahun lalu berinisiatif untuk membuat bak sampah di satu titik lokasi yang fungsinya untuk menampung sampah-sampah rumah tangga di lingkungannya, sehingga tidak ada lagi sampah yang ditampung di depan rumah masing – masing yang dapat menimbulkan bau tak sedap serta kumuh.

Setelah sekian tahun berlalu kini menuai polemik antara pengurus lingkungan dengan warga sekitar, dimana tiba tiba pengurus lingkungan ingin membongkar bak sampah tersebut dengan dalih tidak diperkenankan oleh Dinas Kebersihan dan lingkungan hidup Kabupaten Tangerang, sontak dana warga merasa keberatan dengan kebijakan itu.

Alih alih ada solusi terbaik malah pengurus lingkungan membuat kebijakan baru yaitu dengan menolak iuran warga RT.07 sebagai kontribusi sampah yang di kelolah dan di angkut oleh DLHK Kabupaten Tangerang.

Warga pun kini merasa resah dengan kebijakan itu serta mempertanyakan maksud pengurus lingkungan bertindak seperti itu.

Akhirnya warga menghubungi Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang untuk mengkonfirmasi apa betul hal itu adalah peraturan yang dikeluarkan oleh DLHK?

Dari hasil komunikasi itu terkuak bahwa DLHK tidak mengeluarkan aturan yang tidak membolehkan sampah rumah tangga di lingkungan itu untuk tidak diangkut, Senin (20/04/2026).

Eky Kepala UPT 4 DLHK Kabupaten Tangerang mengatakan kami akan tetap pengangkut sampah rumah tangga wilayah RW. 12 seluruhnya, justru dengan satu titik lokasi memudahkan petugas kami dalam pengangkutan”. Ujarnya.

Lebih lanjut Eky mengatakan sudah kewajiban kami untuk mengangkut sampah – sampah rumah tangga yang sudah bekerjasama dengan DLHK untuk mengangkutnya, sesuai kesepakatan.

Menanggapi hal itu warga dari RW.12 khususnya warga RT.07 berencana akan melaporkan pengurus lingkungan ke camat solear. **

Pos terkait