MPI, Ciamis Jawa Barat – Para pedagang Pasar Manis Ciamis mengaku bingung menghadapi naik-turunnya harga bahan pokok (bapok) dan komoditas sayuran lainnya. Terpantau salah satu komoditi sayuran yaitu tomat melonjak naik sepekan terakhir ini.
“Sudah sepekan ini harga tomat anjlok lebih dari 100 persen yang awalnya Rp.10.000,- kini Rp.22.000,- tapi masih beruntung juga karena pasokannya masih ada,” kata Ita, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Manis Ciamis, Kamis (11/01/2024).
Menurut nya, harga normalnya biasa di Rp.10.000,- akhir bulan Desember naik menjadi Rp.15.000,- hingga menyentuh harga Rp.22.000,- di awal Januari.
“Normalnya Rp.10.000,- per kilogram. Sekarang menjadi Rp.22.000,- per kilogram itu pun dengan kemungkinan minggu depan naik lagi jika masih dalam musim penghujan, takutnya jika terus naik pembeli semakin berkurang,” ujarnya
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Ciamis, Asep Sulaeman menerangkan untuk harga sembako saat ini masih dinamis, hanya memang ada beberapa komoditi khususnya sayuran, tomat mengalami kenaikan harga dikarenakan faktor cuaca.
“Untuk harga sembako di Ciamis tidak ada peningkatan yang cukup drastis, masih naik turun tiap minggunya meski memang ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan yang tinggi salah satunya tomat, kenapa tomat naik karena faktor cuaca yaitu curah hujan yang tinggi dan ini merupakan faktor alam kami menganggap wajar dengan kenaikan harga tersebut,” ujarnya
Asep menjelaskan sebenarnya untuk sembako pengurusan dan pertanggungjawaban ada di Bapanas secara teknisnya, untuk komoditas sayur khususnya tomat harus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian jika ingin tahu penyebab dan langkah antisipasinya.
“Untuk harga sayuran khususnya tomat kita melakukan langkah-langkah kita melaporkan perkembangan harga setiap hari untuk bahan pertimbangan lanjutan, dan berkordinasi pula dengan Dinas Pertanian untuk mengantisipasi suatu cara sistem pertanian untuk menekan harga agar bisa murah meskipun cuaca hujan,” paparnya
Lanjut Asep, DKUKMP Ciamis juga melakukan koordinasi dengan Perumda ekonomi guna mencari jalan agar para pedagang di pasar Ciamis bisa mendapatkan harga murah dengan kualitas bagus.
“Ciamis mempunyai Perumda yang berkoordinasi dengan DKUKMP Ciamis mencari cara agar harga sembako menjadi lebih murah. Seperti mencari petani yang memiliki harga yang murah dibeli oleh Perumda jadi bisa di jual kepada para pedagang dengan harga yang murah , dengan sosialisasi Perumda dengan Himpunan Pedagang Pasar,” pungkasnya.
Langkah-langkah lainpun digelar DKUKMP dan PemKab Ciamis yaitu dengan Gencar Melaksanakan Operasi Pasar Murah terhadap para pedagang serta adanya Bazar Belanja Murah untuk para pembeli.
Jurnalist : Nay












