PATROLI INDONESIA, MbayFlores-Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Partai Gerindra pasca pemilu di Sekretariat Partai Gerindra Sabtu 23 Maret 2024 dalam rangka penjaringan internal kader partai untuk dipersiapkan menuju Pilkada serentak periode 2024-2029 telah digelar.
Dalam Rakercab tersebut, Gerindra Nagekeo menjaring 4 nama untuk kemudian diusulkan ke tingkat DPD dan DPP dengan tetap melalui tahapan voting.
Ke -4 nama yang diusulkan yakni, Silvester Loye (Ketua DPC Gerindra Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo (Sekertaris DPC Gerindra Nagekeo, Marianus Waja (Ketua Dewan Penasehat Gerindra Nagekeo) dan Yeremias Pande Gani (unsur DPD Gerindra NTT).
Hasil voting yang diperoleh dari 29 voters tersebut, Silvester Loye memperoleh suara terbanyak dengan total 15 suara, diikuti Kristian Pantaleon Jogo 7 suara, Marianus Waja 5 suara dan Yeremias Pande Gani 2 suara.
Hasil ini kemudian disampaikan ke DPD Gerindra NTT dan dilanjutkan ke DPP Gerindra di Jakarta untuk mempertimbangkan dan memutuskan siapa dari ke – 4 figur yang akan diusung ke perhelatan Pilkada Nagekeo 2024-2029 sebagai Cabup maupun Cawabup.
“Ada tiga agenda penting dalam Rakercab Gerindra Nagekeo kali ini antara lain, mengidentifikasi serta menginventarisir kader -kader milenial Gerindra untuk menempati berbagai posisi dalam struktur kepartaian, yang kedua melakukan restrukturisasi dan revitalisasi kepada pengurus yang sudah tidak aktif dalam setiap kegiatan kepartaian, dan ketiga Rakercab juga menginventarisir kader internal Gerindra untuk dipersiapkan pada pilkada serentak 2024 nanti. Dan hari ini kita sudah menghasilkan beberapa nama kader potensial Gerindra baik di DPD NTT maupun DPC Nagekeo untuk di kirim ke Kupang dan Jakarta. Ada 4 nama, yakni Silvester Loye, Kristianus Pantaleon Jogo, Marianus Waja dan Yeremias Pande Gani”. Papar Ketua DPC Gerindra Nagekeo Silvester Loye usai Rakercab di kantor Sekertariat, Sabtu 23 Maret 2024.
Terkait dengan hasil voting pada Rakercab tersebut, Silvester Loye memperoleh 15 suara dengan mengalahkan Marianus Waja dan 2 pesaing lainnya. Ketika di wawancarai, Silvester Loye menyatakan dirinya siap untuk mengikuti perintah partai dalam hal apa saja, termasuk urusan pilkada 2024.
“Saya pikir kader partai yang taat dan amanah itu selalu nyatakan dirinya siap, apabila diperintah oleh DPP Partai. Dan sebagai Ketua DPC saya juga perlu menyampaikan bahwa, hasil pemilu kali ini, baik tingkat Nasional maupun daerah sangat bagus. Dan Gerindra Nagekeo cukup pantas untuk mengusung kader terbaiknya menjadi Bakal Calon Bupati di pilkada 2024 ini”.tegas Silvester Loye.
Silvesterpun menjelaskan bahwa perjalanan Partai Gerindra di Kabupaten Nagekeo sejak pemilu tahun 2009 cukup baik dan grafik suaranya cenderung naik, ada peningkatan yang sangat signifikan di setiap periode. Selain sudah menghasilkan kadernya menjadi wakil bupati Nagekeo pada pilkada tahun 2018, Partai Gerindra Nagekeo juga menghasilkan satu kursi pimpinan di DPRD Nagekeo, hasil pemilu tahun 2024.
“Intinya pada pilkada 2024 ini, Partai Gerindra Nagekeo tidak lagi mengusung kadernya menjadi Cawabup tetapi Cabup. Kan sudah tahun 2018 kemarin. Hari ini yah, harus lompat cara berpikir kita. Tidak boleh jalan ditempat, kan gitu.” Terang Sil Loye.
“Dengan melihat hasil yang ada saya pikir cukup pantas kalau Gerindra Nagekeo usung kader terbaiknya menjadi Cabup nanti. Bukan lagi di Cawabup. Dan siapa yang diusung, kembali lagi kita menunggu hasil keputusan DPD maupun DPP di Jakarta.”tambahnya.
Di tempat yang sama, Sekertaris DPC Gerindra Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo juga menyampaikan terkait hasil pemilu 2024. DPC Gerindra Nagekeo tetap peroleh 3 kursi dengan peningkatan suara sangat baik dibanding periode lalu. Menjadi pemenang ketiga di Kabupaten Nagekeo maka Gerindra Nagekeo memastikan 1 kursi pimpinan di DPRD Nagekeo periode 2024-2029.
“Untuk siapa-siapa yang menjadi unsur pimpinan di Dewan nanti, tetap kita kirim 3 nama ke DPD dan DPP. Sudah pasti masukan dari DPC dan DPD menjadi pertimbangan pihak DPP untuk memutuskan satu nama di unsur pimpinan nanti”.ujar Rispan Jogo biasa disapa, yang juga salah satu kandidat Bacabup dari Gerindra itu.
YES JILID 2 ON THE WAY “GAGAL”
Pada Rakercab Partai Gerindra yang digelar Sabtu 23 Maret 2024, Marianus Waja mantan Wakil Bupati Nagekeo periode 2018-2023 hanya memperoleh 5 suara dari 29 voters.
Posisi ini jelas ditinggal jauh oleh Nakhoda Gerindra Nagekeo Silvester Loye dengan perolehan dukungan 15 suara.
Wakil Ketua Bidang Hukum DPC Gerindra Nagekeo Vinsensius Adrian Van Gouda Wogo nyatakan bahwa partai Gerindra merupakan partai yang sangat akomodatif. Pihak DPP akan mempertimbangkan secara matang, dilihat dari beberapa aspek termasuk salah satunya kegiatan pada Rakercab ini.
“Hasil voting hari ini juga menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan pihak DPD maupun DPP, untuk kemudian memutuskan dan menetapkan siapa Cabup yang akan kita usung. Selain metode ini, juga ada metode lain misalnya melalui survey”.ucap Vinsensius Adrian.
Vinsensius Adrian juga menyampaikan terkait Yes Jilid 2 di pilkada Nagekeo 2024 nanti. Kata Vinsensius, melanjutkan apa yang disampaikan oleh salah satu Dewan Penasehat Partai Gerindra Nagekeo Fransiskus Sina.
“Yes Jilid 2 akan berlanjut apabila Marianus Waja menjadi Calon Bupati, bukan calon wakil. Kita balik dia. Bupati Yes kemarin kita balik dia jadi wakil. Kalau mau yah, kita gas.” kata Fransiskus Sina yang disampaikan Vinsensius Adrian.
Namun, Marianus Waja masih tetap bersih kuku untuk melanjutkan Yes Jilid 2 dengan tetap menjadi calon wakil bupati. Dengan dukungan meskipun hanya 5 suara, Marianus Waja menolak pendapat salah satu Dewan Penasehat, yakni Fransiskus Sina.
“Saya akan tetap maju pada paket Yes di jilid 2 dalam posisi calon wakil Bupati”.kata Marianus Waja, lagi -lagi dijelaskan oleh Wakil Ketua Bidang Hukum, Vinsensius Adrian.
Semua perbedaan pendapat tersebut, lanjut Vinsensius Adrian, terakomodir secara baik oleh DPC Gerindra Nagekeo, kemudian diserahkan semuanya ke pihak DPD dan DPP termasuk hasil Rakercab Maret 2024.
“Artinya Gerindra hari ini putuskan kadernya untuk maju menjadi Calon Bupati, bukan lagi calon wakil. Sepakat dengan pendapat pak Fransiskus Sina. Kalau mau jilid 2, harus mau jadi Bupati bukan di wakil. Namun semuanya tetap kembali ke keputusan di level atas partai ini, kami semua di Gerindra, ada pak Ketua, pak Sekertaris, semuanya akan siap ikut perintah partai”.Tegas Vinsensius Adrian.(TIM).












