PATROLI INDONESIA, CIAMIS — Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua yang disalurkan secara tunai di Kantor Pos Bojong Kabupaten Ciamis disinyalir timbulkan antrian dan kerumunan. Pihak Pos beri penjelasan bahwa antrean yang sebabkan kerumunan itu terjadi karena penerima bantuan melakukan Vaksinasi Covid-19.
“Ini mungkin disebut kerumunan kita juga bingung harus gimana namanya juga masyarakat,” ujar Asep Rabu (2/3/2022).
Asep menjelaskan bahwa pembagian bantuan itu sudah terjadwal sesuai dengan instruksi dari pihak Desa. Hari ini dijadwalkan penerima bantuan untuk warga Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
“Dijadwal undangan itu semua disuruh ke sini pukul 08.00 WIB, sebelumnya juga dengan kondisi tempat seperti ini kalau di susun per Dusun insyaallah sih enggak bakalan berkerumun,”ucapnya
Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa pihaknya bersama pihak kemanan terkait memprioritaskan para ibu hamil dan lanjut usia agar menerima bantuan di awal.
“Kami mengutamakan lansia dan ibu hamil supaya bisa mendapat bantuan di awal karena kasihan kalau mereka antre lama apalagi di tempat terbuka,” pungkasnya.
Seperti diketahui bahwa saat ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ciamis mengalami lonjakan dari mulai awal Januari tahun 2022.
Terdata sejak pertengahan bulan Februari tepatnya pada tanggal 27 Februari 2022 jumlah total yang terkonfirmasi sebanyak 374 orang, 51 orang diantaranya melakukan isolasi mandiri di Rumah Sakit dan sisanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan itu pihaknya akan kembali menerapkan PPKM Mikro dan WFH.
Dia juga berharap agar sosialisasi dan edukasi mengenai penerapan Protokol Kesehatan dan vaksinasi terus digencarkan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan kita semua baik Forkopimda dan Pemimpin OPD bisa bahu membahu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai prokes dan vaksinasi,” pungkasnya.












