Foto Benih Jagung Kapal Terbang Simetal 321
MPI | NGAWI – Upaya Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) meningkatkan produktifitas jagung di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menemui hambatan. Bibit jagung hibrida subsidi dari pemerintah jenis Kapal Terbang Simetal 321 yang semestinya untuk anggotanya, diduga dijual ke tengkulak oleh oknum ketua poktan sekaligus seorang perangkat Desa Macanan Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi. Kamis (31/07/25)
” Hal tersebut disampaikan oleh warga setempat yang namanya tidak mau dipublikasikan,” Iya mas, saya melihat sendiri benih jagung itu dijual. Karena diangkut dengan mobil warna putih pada malam hari. Yang membeli itu orang mana saya tidak tahu karena malam hari,” terangnya.
Atas kejadian ini awak media ini akan melakukan koordinasi dan konfirmasi ke dinas pertanian kabupaten Ngawi. Apakah memang Dinas Pertanian membolehkan benih jagung bantuan dari pemerintah dijual ke tengkulak apapun alasannya. Dan yang terpenting awak media akan menanyakan data jumlah berapa kwintal total benih jagung yang di perbantukan ke Desa Macanan, sekaligus untuk mencocokan berapa kwintal benih jagung itu yang dibagikan ke anggota.
Apapun alasannya, benih jagung bantuan telah dijual. Terkait dengan aturan apakah diperbolehkan apa tidak itu bukan ranahnya wartawan. Tupoksi wartawan hanyalah investigasi untuk menggali dan mencari serta mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) untuk ditulis dan rilis berita yang faktual dan akurat.
Biar aparat penegak hukum (APH) dan dinas terkait yang membidangi bantuan yang menangani masalah bantuan dari pemerintah yang dijual. Lewat pemberitaan media ini kami dari media mewakili warga memohon aparat penegak hukum untuk menyelidiki terlebih dahulu benih itu dari dinas Ngawi diduga dijual ke orang luar daerah. (Tim)
(Bersambung)












