Longsor Sungai Pasir Angin, Masyarakat Berharap Pihak Pemda Secepatnya Tangulangi Bangun TPT

Patroli Indonesia | Cipatat, Telah terjadi longsor pada hari senin (03/01/2022) di wilayah Desa sumur Bandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung barat (KBB), longsor tersebut memutus saluran air sungai yang mengairi pesawahan di 4 desa yang berada di kecamatan Cipatat, di antaranya Desa kertamukti, Desa sarimukti, Desa cipatat juga sumur Bandung.

Pada hari rabu warga masyarakat dari 4 Desa antusias bergotong royong memperbaiki untuk sementara saluran air sungai pasir gadung yang longsor dengan memakai karung untuk menahan tanah, ikut turun pula membantu seorang kepala Desa kertamukti (Sunaryo) berbaur dengan masyarakat.

Di katakan Sunaryo kepala Desa kertamukti kamis (06/01/2022) kepada awak media patroli, irigasi pasir angin yang berada di Desa sumur Bandung setiap hujan selalu terjadi kendala longsor dan warga masyarakat berharap Dinas terkait secepatnya mengadakan penanggulangan membuat TPT (tembok penahan tanah) karena sangat tidak mungkin memakai APBDES.

“Kejadian longsor di Desa sumur Bandung meliputi 4 Desa dari irigasi pasir angin setiap hujan besar akan terjadi kendala longsor, dari bulan desember ini sudah 3 kali terjadi longsor, untuk sementara masyarakat yang menangani dan bantuan dari UPTD padalarang baru memberi bantuan karung sekitar 1500 dengan 3 kali kejadian,” Ungkapnya.

Naryo pun sangat berterima kasih kepada masyarakat dari 4 Desa para petani para lembaga desa yang sudah bergotong royong memperbaiki saluran air yang longsor.

“Saya mengucapkan terimakasih terhadap masyarakat dimana masyarakat antusias kerja bakti bergotong royong untuk memperbaiki sementara. Dan harapan saya agar secepatnya ada penanggulangan untuk TPT karena itu rawan sekali kejadian longsor air akan mengalir ke luar,” tuturnya.

“Saya sebagai kepala Desa sangat berharap kepada dinas terkait supaya segara mengadakan penanggulangan serius secepatnya karena ini sangat di perlukan sama masyarakat untuk pertanian di 4 Desa,” Imbuhnya.

Menurut kades girimukti dari pihak Dinas sudah ada yang datang melihat kondisi longsor dan setelah di konfirmasi akan di buatkan seken untuk pelaksanaan kegiatan.

“Dari pihak dinas terkait sudah ada perangkatnya lihat kondisi di lapangan, katanya waktu di konfirmasi lagi dibuatkan dulu seken untuk pelaksanaan kegiatan dimana longsor itu  sekitar 30 meter ada dua titik, yang satu harus dipasang hong yang besar sekitar 20 meteran,” katanya.

“Intinya masyarakat sangat mengharapkan bantuan dari Pemda karena dari APBDES tidak akan cukup mendanai dan untuk Pemda berharap secepatnya bulan-bulan ini melaksanakan kegiatan perbaikan saluran DI pasir angin di wilayah sumur Bandung,” pungkas Naryo menambahkan.

Terpisah harapan dari ketua rw sebut saja mamat, sebagai wakil warga masyarakat agar pihak Pemda secepatnya memperbaiki lahan longsor untuk di bikin TPT karena sudah 5 kali longsor.

“Harapan kami untuk saluran irigasi yang sudah 5 kali terjadi longsor di satu lokasi lewi pasir gadung, kami berharap agar pihak Pemda secepatnya memperbaiki membuat TPT karena kalau di perbaiki sama kami pakai karung, selalu jebol lagi,” Ujar mamat.

“Itu lokasi longsor ada di wilayah Desa sumur Bandung tapi untuk manfaat airnya untuk di bagi ke 4 Desa yang berada di wilayah cipatat,” tutur mamat.

Mamat pun berharap agar pihak Pemda membantu secepatnya dan memberi hong, supaya ada kekuatan sementara pakai karung dulu, karena kalau tidak secepatnya di pasang hong akan terjadi longsor kembali,” Pungkas mamat.

Jurnalis : Asep Cahyana
Editor : Ramdhan Maulana
Verifikasi Berita : Ade Mdr (Ade Sapujagat)

Pos terkait