Morning Briefing Serentak JNE 2026, Human Capital Development Tegaskan Semangat Bersyukur

MPI, JAKARTA – Kegiatan Morning Briefing Serentak keluarga besar JNE yang berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2026 berlangsung penuh semangat, kekeluargaan, dan nilai-nilai motivasi kerja. Mengusung tema “Bersyukur – Berbangga – Amanah, Mengenal – Memahami – Memiliki JNE”, acara tersebut menjadi momentum penting memperkuat budaya perusahaan di tengah perkembangan industri logistik nasional yang semakin kompetitif.

Morning Briefing Serentak JNE 2026, Human Capital Development Tegaskan Semangat Bersyukur, Bangga dan Amanah Demi Masa Depan Perusahaan

Briefing yang diikuti berbagai departemen itu dipandu secara tertib sesuai run down kegiatan, mulai dari persiapan peserta, yel-yel semangat, pemutaran Mars JNE dan Indonesia Raya, hingga penyampaian materi motivasi perusahaan yang sarat nilai spiritual dan profesionalisme kerja.

 

Dalam kesempatan tersebut, Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Hag Fachryana, turut memberikan penegasan penting mengenai arti loyalitas, rasa memiliki, serta tanggung jawab seluruh insan JNE terhadap masa depan perusahaan.

 

Dalam pernyataannya, Fikri menegaskan bahwa keberhasilan JNE selama puluhan tahun tidak terlepas dari kekuatan budaya perusahaan yang terus dijaga bersama.

“JNE bukan hanya tempat bekerja, tetapi rumah besar bagi seluruh Kesatria dan Srikandi JNE. Maka budaya bersyukur, bangga dan amanah harus terus dijaga sebagai identitas perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa seluruh karyawan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan serta nama baik perusahaan di tengah persaingan industri logistik yang semakin dinamis.

“Kita harus memahami bahwa setiap pekerjaan sekecil apa pun memiliki kontribusi besar terhadap pelayanan kepada pelanggan. Dari proses pickup, sortir, transportasi hingga delivery, semuanya adalah rantai pelayanan yang tidak boleh terputus,” tegas Fikri di hadapan peserta briefing.

 

Menurutnya, semangat Connecting Happiness yang menjadi filosofi JNE bukan sekadar slogan perusahaan, namun harus diwujudkan dalam perilaku kerja sehari-hari.

 

“Ketika pelanggan merasa puas, ketika paket sampai tepat waktu, ketika masyarakat terbantu oleh layanan kita, di situlah kita sedang menghadirkan kebahagiaan. Dan itu adalah nilai besar yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

 

Fikri juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta semangat inovasi di era perkembangan teknologi digital saat ini. Ia berharap seluruh SDM JNE terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan zaman.

 

“Perusahaan akan terus berkembang jika sumber daya manusianya mau belajar, mau berubah, dan mau menjaga etika kerja. Teknologi boleh berubah, sistem boleh berkembang, tetapi nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab tidak boleh hilang,” ujarnya.

 

Suasana briefing semakin hangat ketika seluruh peserta bersama-sama menyampaikan yel-yel semangat yang dipandu MC, dilanjutkan pemutaran Mars JNE sebagai bentuk kebanggaan terhadap perusahaan logistik asli Indonesia tersebut.

 

Selain penguatan budaya kerja, kegiatan juga menjadi sarana silaturahmi antar departemen agar tercipta komunikasi yang harmonis dan soliditas dalam menjalankan tugas operasional sehari-hari.

 

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Muhamad Al Musaeri yg biasa di sapa Ucha dari Marketing. Dalam doa penutupnya, Ucha memohon agar seluruh keluarga besar JNE senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, serta kemudahan dalam menjalankan amanah pekerjaan.

 

“Semoga seluruh Kesatria dan Srikandi JNE selalu diberikan kekuatan, dijauhkan dari segala musibah, dimudahkan dalam bekerja, serta terus menjadi bagian dari perusahaan yang membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia,” doa Ucha yang diamini seluruh peserta briefing.

 

Kegiatan Morning Briefing Serentak tersebut pun berakhir dengan suasana penuh kebersamaan dan optimisme, sejalan dengan semangat Human Capital Development JNE:

 

Melayani dengan Hati, Membina dengan Tauladan, Membahagiakan dengan Ikhlas. Zakaria (Bang zeck)

Pos terkait