Sragen, Patroli Indonesia – Ujian Munaqosah Skripsi mahasiswa STIT Madina Sragen tahun akademik 2024/2025 berlangsung dengan atmosfer penuh khidmat, antusias, dan sedikit tegang. Ruang sidang menjadi saksi perjuangan mahasiswa berjibaku mempertahankan hasil riset skripsi yang mereka ramu dengan penuh ketekunan berbulan-bulan lamanya. Keringat, waktu, dan pikiran yang telah dicurahkan kini diuji di meja sidang, menjadi saksi atas kerja keras yang tak pernah singkat.
Ketua STIT Madina Sragen, Dr. Latifah Permatasari Fajrin, saat ditemui mengatakan;
“Ujian Munaqosah Skripsi mahasiswa bukan hanya soal nilai akademik. Ini adalah momen penting untuk mengasah mental, menguji pemahaman, dan membentuk karakter mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia nyata. Kami bangga melihat semangat mereka hari ini.” Tegasnya, (20/8/2025).

Sedangkan Ketua Panitia Ujian Munaqosah Skripsi, Siti Rochmatun, M.Pd., menambahkan;
“Proses ujian berjalan lancar dan tertib. Semua mahasiswa telah memenuhi persyaratan administrasi dan siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kami menekankan objektivitas dan profesionalisme, agar hasil ujian benar-benar mencerminkan kualitas akademik mahasiswa.”
Suasana ruang sidang terlihat tegang namun penuh semangat. Setiap mahasiswa yang maju mempertahankan skripsi disambut tanya-jawab serius dari para penguji, sementara penonton dari keluarga hingga teman sejawat menyaksikan dengan penuh perhatian.
Mahasiswa peserta ujian munaqosah dari Prodi S-1 PGMI , Zelda Fatika Agoestie al-Musta’an, berbagi pengalamannya:
“Degup jantung saya terasa kencang saat masuk ruang sidang. Tapi, setelah menjawab pertanyaan penguji, saya merasa lega. Ini pengalaman yang mendewasakan dan memberi saya semangat untuk melangkah ke jenjang berikutnya.”
Mahasiswa peserta ujian munaqosah dari Prodi S-1 MPI , Muhammad Taqi Al Athman, berbagi pengalamannya:
“Sidang munaqosah sejatinya bukan sekadar menguji sejauh mana kita mampu menulis skripsi, melainkan lebih pada uji mental: bagaimana mengendalikan jawaban, menjaga ketenangan, serta menunjukkan penguasaan materi yang matang. Namun di atas semua itu, yang terpenting adalah terus memohon doa restu Ayah dan Ibu. Saya akhiri dengan kalimat sederhana yang selalu saya pegang, bahkan saya tuliskan di halaman motto skripsi: bukan karena kita hebat, melainkan doa orang tua yang kuat.”
Mahasiswa peserta ujian munaqosah dari Prodi S-1 PIAUD , Partini, berbagi pengalamannya:
“Alhamdulillah, sidang munaqosah ini menjadi pengalaman paling berkesan sekaligus pencapaian luar biasa dalam hidup saya, yang sebelumnya tak pernah terbayangkan mengingat usia yang tidak lagi muda. Rasa takut, ragu, bahkan sempat putus asa sempat menyelimuti, terlebih menghadapi pertanyaan dari para penguji. Namun berkat doa, dukungan sahabat, serta keberanian untuk melangkah dengan modal bismillah, saya akhirnya mampu menuntaskan proses hingga duduk di ruang sidang. Terima kasih saya sampaikan kepada Bapak/Ibu dosen atas segala bimbingan dan doa, jazaakumullahu khoiron katsiron.”
Beberapa mahasiswa lainnya menyampaikan rasa syukur karena bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sementara para penguji memuji kedisiplinan dan kesiapan para peserta.

Panitia menegaskan, ujian munaqosah skripsi tahun ini tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa percaya diri mahasiswa. Hari ini, mahasiswa STIT Madina menggenggam skripsi mereka; besok, mereka akan menggenggam masa depan yang cerah, bermanfaat untuk umat, bangsa dan negara.

Sidang Munaqosah Skripsi STIT Madina Sragen tahun akademik 2024/2025 diikuti oleh mahasiswa dari tiga Program Studi unggulan, yakni S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI), S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Keikutsertaan lintas prodi ini menambah semarak dan dinamika ruang sidang, karena masing-masing mahasiswa membawa tema penelitian yang beragam, sesuai dengan fokus keilmuan mereka. Para peserta menunjukkan keseriusan dan disiplin tinggi dalam mempertahankan karya ilmiah mereka, sementara para penguji menekankan evaluasi komprehensif yang mencakup metodologi, relevansi kajian, dan kontribusi penelitian terhadap dunia pendidikan Islam. Kehadiran mahasiswa dari berbagai program studi juga menjadi wujud sinergi akademik, memperlihatkan bahwa STIT Madina Sragen terus konsisten membangun generasi cendekia yang kompeten, kreatif, dan berkarakter.
Selamat berjuang untuk para mahasiswa yang baru saja menuntaskan ujian munaqosah skripsi. Teruslah berkarya dengan ilmu yang telah kalian perjuangkan, dan jangan lupa bahwa doa restu orang tua serta keikhlasan hati akan selalu menjadi penguat dalam setiap langkah.
Penulis: Sukamdi, Patroli Indonesia I Biro Sragen













