Patroli-indonesia.com Sumenep, Jatim – Pembangunan jalan paving di dusun Vl Desa Pegarungan Besar Kecamatan Sapeken, Sumenep, jadi gosip karena tidak adanya kejelasan dari pemerintah desa setempat.
Seperti Prasasti dan Papan informasi yang tidak terpasang sejak saat proyek berjalan, sedangkan pembangunan jalan tersebut dibangun sekitar bulan 3 tahun 2022.
Sehingga pengadaan jalan paving tersebut masyarakat berasumsi patut ditengarai sebagai proyek siluman, begitu juga mulai tahun 2020 di Desa Pegarungan Besar boleh dikata nihil pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD).
Menurut keterangan Kades pada tahun 2020 Dana Desa diperuntukkan pada seluruh masyarakat yang terdampak Covid -19.
Namun pada kenyataannya itu tidak sesuai dengan peruntukannya, ada keterangan dari salah satu tokoh masyarakat sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Dirinya menjelaskan bahwa di Dusun V ada sekitar 200 orang lebih tidak menerima bantuan Dana Desa tersebut, padahal menurut penjelasan Kepala Desa saat dikonfonter oleh awak media menjelaskan bahwa memang pada tahun 2020 tidak membangun karena Dana Desa semuanya diperuntukkan bagi warga yang terdampak Covid-19. Selasa, (30/7/2022).
Untuk menjawab keragu-raguan, media dan LSM pegiat NGO Island Corruption Woth H.Daeng Moh.Sultan akan membawa kasus tersebut ke penegak hukum, biar terang benderang tidak ada pihak yang dirugikan.
Di berita sebelumnya yang bertema Dugaan Korupsi Pada Praktek Penyaluran BLT DD Desa Pegarungan Besar Berkedok Pendaftaran PLN, H Yuliandi Abd.Rochim beserta Aktivis berkomentar di media online hosnews.id Agustus lalu, (21/7/2022).
Menurut keterangan kades Desa Pegarungan besar adanya sebuah berita yang berisikan narasi kurang tertata dan kurang maksimal bahkan dipaksakan tersaji kepada publik mengenai kebijakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa/BLT DD.
Ditempat yang berbeda Aktivis asal pulau Cukir Kangean ICW mengatakan dengan tegas kepada media Patroli Indonesia “Silahkan, anda mau bilang apa saja mas …terserah !!!
“Mau bilang kalau berita itu kalimatnya tidak tertata atau tersaji karena terpaksa, tapi perlu di ingat, ini keluhan masyarakat, yang perlu saya sampaikan dan saya juga sudah banyak mengantongi data, mengenai penyaluran BLT DD Desa Pegarungan Besa.” Ujarnya.
(Gusno)












