Kades Mekarsari Patut Jadi Contoh Bagi Kepala Desa Yang Lain
Patroli Indonesia.com – Ngamprah, Bandung Barat – Desa Mekarsari merupakan salah satu Desa di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Desa ini berdekatan dengan Kantor pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang di pimpin seorang Kepala Desa yang bernama Krisno Hadi, di Desa Mekarsari.
Semenjak kepemimpinannya di Desa Mekarsari menunjukan kemaju secara pesat dari perekonomi, pembangunan, dan infrastruktur jalan. Dimasa kepemimpinan di dua periode setiap tahun Krisno Hadi sang kepala Desa yang dikenal ramah itu dapat melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan meski dimasa pandemi Covid sekalipun.
Saat ditemui di Kantor Kepala Desa Krisno Hadi menuturkan disibukan menerima tamu Desa, walaupun itu sudah di luar jam kerja. menurutnya terkait pembangunan Pembangunan infrastruktur yaitu jalan Desa yang baru selesai di dua titik.
“Desa Mekarsari telah dilaksanakan pembangunan jalan dibiayai dari Dana Desa, berdasarkan peraturan presiden 104 tahun 2020 itu sudah di alokasikan setiap tahunnya,” tutur Hadi, Kamis (23/06/2022) diruang kerjanya.
Lanjut Hadi, pertama di yang di prioritaskan untuk BLT (bantuan langsung tunai) 40% dari Dana Desa bagi warga, Alhamdulillah ada 185 KPM di Desa mekarsari dengan nilai total 782.000,000,00 untuk anggaran tahun 2022,” terangnya.
“Sedangka 20% dialokasikan untuk ketahanan pangan selain itu kita juga mengalokasikan PPKM sekalipun Covid sekarang sudah sudah melandai malah sudah tidak dirasakan lagi. Berdasarkan PER PRES harus dialokasikan sebesar 8%, pembangunan dan pemberdayaan dengan nilainya 32%, masih dilaksanakan dengan 3 tahap, tahap pertama adalah 40% tahap yang ke dua 40% dan tahap yang ke tiga 20%,” jelasnya.
Dikatakannya, Alhamdulillah untuk tahap satu pembangunan fisik sudah kita lakukan, yaitu untuk pengaspalan jalan di kampung Kiara Payung, kita prioritaskan karena jalan tersebut sudah sangat menkhawatirkan, karena turunan jalan rusak serta banyak yang celaka.
Demikian juga untuk pembangunan jalan kampung Bantar Gedang, itu panjangnya sekitar 282 meter lebarnya 3,5 meter, itu diperkirakan seluas 986 meter persegi, sambung Hadi.
” Alhamdulillah itu semua sudah selesai, jalan yang sudah kita kerjakan sekarang ini sangat bermanfaat untuk warga masyarakat serta dapat meningkatkan perekonomiannya,” ucapnya.
Di musim hujan sekarang ini jalan banyak yang rusak, bahkan ada yang bolong, untuk tahap yang ke dua nanti kita prioritaskan pemeliharaan jalan
Dikatakan Kepala Desa Mekarsari menghimbau kepada warga Masyarakat Mekarsari untuk dapat merawat jalan bersama-sama agar bisa di pakai dengan waktu lama, menurutnya pemerintahan yang baik apabila ada keterlibatan dari semua pihak.
“Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat Mekarsari agar bisa merawat jalan yang sudah di bangun, jangan di rusak dan jangan di buat polisi tidur itu akan menggangu pengguna jalan, kita harus bisa saling menghargai satu sama lain, antara pengguna jalan kaki dan pengendara sehingga meminimalis kecelakaan,” imbuhnya Hadi kepala Desa.
“Begitu juga untuk saluran airnya karena bagaimana pun bahwa tugas kita untuk membangun dan menjaga sebaik-baiknya, pemeliharaan yang baik apabila ada keterlibatan dari semua Warga Masyarakat,”pungkasnya.
(AC)












