Proyek Saluran Irigasi Program P3 TGAI Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren Ngawi
MPI | NGAWI – Pembangunan saluran irigasi dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2025 telah dilaksanakan selesai tepat waktu di area persawahan Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Program ini bertujuan untuk memperbaiki, merehabilitasi, serta meningkatkan jaringan irigasi melalui peran serta masyarakat petani, khususnya kelompok (HIPPA) Himpunan Petani Pemakai Air Desa Sidolaju.
P3-TGAI merupakan upaya mendukung kedaulatan pangan nasional dengan memberdayakan masyarakat desa dalam pengelolaan jaringan irigasi. Program ini dijalankan secara partisipatif mulai dari tahap Perencanaan, Pelaksanaan konstruksi, Pengawasan, hingga Pengelolaan.
Endro selaku Ketua HIPPA Jetak Sari Desa Sidolaju menyampaikan, bahwa program ini diharapkan bisa membawa dampak baik bagi para petani yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. “Sebelum dibangun saluran permanen, air kerap tidak mengalir maksimal dan sering meluap ke sawah saat musim hujan. Kini, dengan saluran baru dari program P3 TGAI dengan anggaran Rp195 juta dari APBN ini irigasi jauh lebih optimal,” ujar Endro, Sabtu, 27 September 2025.
Pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan prinsip tepat waktu, tepat guna, serta tepat mutu dengan harapan ketersediaan air irigasi bisa lebih baik serta akan meningkatkan intensitas tanam hingga dua sampai tiga kali dalam setahun.
“Ke depan, kami berharap kesejahteraan petani Desa Sidolaju lebih meningkat dan sarana pendukung lain seperti (JUT) Jalan Usaha Tani juga bisa mendapat perhatian,” tambah Endro.
Lanjut Endro, Kami mewakili masyarakat Desa Sidolaju, khususnya para petani menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, karena dengan adanya program ini masyarakat khususnya para petani sangat terbantu dalam hal azas pemanfaatan air untuk pertanian,” terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Sidolaju Karminto,S,Sy, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, karena dengan adanya P3-TGAI masyarakat khususnya para petani merasa terbantu.
“Kami berharap semoga program program pembangunan irigasi seperti ini tetap berlanjut demi kemakmuran dan kesejahteraan para petani ,semoga dengan adanya saluran irigasi yang baru ini, pendistribusian air untuk mengairi lahan persawahan petani bisa semakin lancar,” terang Karminto.
Program P3-TGAI ini selaras dengan agenda nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal pemberdayaan ekonomi domestik melalui sektor pertanian, sebagaimana tercantum dalam Nawa Cita poin ke tuju (7). Di Desa Sidolaju keberadaan saluran irigasi permanen diharapkan menjadi penopang dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup petani. (K@)












