Proyek SPAL di Rajeg Tangerang, Diduga Banyak Kejanggalan, Pelaksana Menghindar Dikonfirmasi Wartawan

MPI, Tangerang – Diduga proyek siluman SPAL (Saluran Pembuangan Air Lepas)  tengah berlangsung di Perumahan Nuansa Mekar Sari RT.010/06, Blok B16. Kel.Mekar Sari Kec.Rajeg Kab.Tangerang-Banten, Rabu (16/07/2025).

Namun juga selain itu dirasa kejanggalan nampak sekali pada proyek bersumber anggaran uang rakyat (APBD) tersebut, bukan tanpa bukti, lagi-lagi diduga oknum-oknum bermain curang.

Pasalnya ketika para awak media turun menyambangi giat-giat pada proyek yang seolah tak bertuan ini, menemukan banyak sekali dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pemborong atau pelaksana proyek.

Secara kasat mata diantara nya tidak ditemukan-nya papan proyek (KIP),   sesuai pada UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yakni Nomor 14 Tahun 2008,  Pasal 4 ayat (1): menyatakan hak pada setiap warga negara mendapatkan informasi agar terciptanya transparansi, pengerjaan pada projek dapat secara jelas terpantau oleh masyarakat, seperti darimana sumber anggaran dan CV/PT. Apakah yang menjadi vendor proyek di pelaksanaan pengerjaan, serta banyak hal lain yang sepatutnya di publis secara gamblang, tidak seolah-olah berkesan sekali ada banyak yang ditutup-tutupi.

Parahnya lagi para pekerja pun jelas tak dibekali pelengkap APD untuk K3, yang seperti pada umumnya sepatu boot dan helm khusus proyek dan rompie sebagai mana yang sudah seharusnya atau wajib secara prosedural dilakukan oleh para pengembang yang teladan dan patuh hukum aturan.

Seperti dikeluhkan beberapa orang warga setempat yang enggan sebutkan namànya, turut menyayangkan akan kinerja yang tak lazim dipandang mata tersebut. “Iya, saya juga gak lihat papan proyeknya, kayak nya sich gak ada pak, dan betul-betul para pekerjanya tidak dilengkapi APD ya, wah gak beres juga itu oknum pemborongnya. Kerja asal asalan, denger-denger sich pemborong bernama Mafud gitu, tapi saya juga belum pernah lihat orangnya.” Keluhnya pada wartawan sa’at dilokasi.

Ketika wartawan sebagai kontrol sosial berupaya mengkonfirmasi terkait adanya temuan kegiatan proyek SPAL tersebut, ternyata oknum pemborong disebut-sebut Maf*d disinyalir bersikap tidak koperaktif, di sambungan phonsel WhatsApp  milik nya    +62 856-7847-****  ia malah  memblokir nomor awak media yang sedia nya untuk keperluan komunikasi dan konfirmasi terkait proyek yang digarapnya.

(Red)

Pos terkait