Ruko Panglong di Ajamu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

 

 

MPI, Lanbuhanbatu Sumut – Sebuah ruko panglong yang menjual bahan bangunan di kawasan Jalan Lintas Ajamu depan PKS PTPN IV Perkebunan Ajamu ludes dilalap si jago merah. Jalan Lintas Ajamu Desa Sei Sentosa Dusun II Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhan Propinsi Sumatera Utara. Sabtu, (12/7/2025) pukul 1.30 wib dini hari.

Kobaran api menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kejadian Sabtu, sekira pukul 01.30 Wib, saksi Juminarni Perempuan (55) tahun yang juga rumahnya ikut terbakar,  terbangun dan ingin ke kamar mandi. Namun mencium bau seperti kabel yang terbakar dan dari arah dapur banyak asap. Kemudian saksi Supianto berteriak dari luar rumah, dan mengatakan “Bu keluar, kebakaran,”
Mendengar hal tersebut saksi keluar rumah dan melihat Ruko (Panglong) milik Abu Sopiyan Laki – laki  (55) tahun yang berada disamping kanan rumah saksi pada bagian atapnya sudah terbakar dan banyak asap.

Menurut keterangan warga sekitar, api mulai terlihat sekitar pukul 1.30 wib dinihari. Dalam hitungan menit, api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian ruko yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar seperti kayu dan tripleks.
“Saya lihat asap tebal dan api sudah membumbung tinggi dari atap. Kami langsung hubungi pemadam,” ujar salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

1 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) PTPN IV Perkebunan Ajamu dikerahkan ke lokasi, berkoordinasi dengan pihak PLN Simpang Jawi – Jawi pemadaman listrik sementara. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 2.00 wib. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh isi ruko hangus terbakar.

Kerugian material ditaksir,
Rumah Ibu Juminarni sekira  Rp.20.000.000,_ (Dua Puluh Juta Rupiah), dan Ruko (Panglong) Abu Sopiyan sekira Rp. 800.000.000,_ (Delapan Ratus Juta Rupiah).
Kapolsek Panai Tengah, AKP Basyaruddin Siregar, melalui personil yang ke TKP, Kanit Intelkam IPDA Erik Rianto Hutabarat, S.H, Aiptu ZAMRI, Aipda Adha Siregar, Bripka Fernando  Sianipar mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di bagian belakang ruko.

“Untuk saat ini, kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).”

“Mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini, dan memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi aman,” ujarnya. (Kholik71)

Pos terkait