MPI, SUMUT – Labuhanbatu – Rumah Karyawan BUMN PTPN IV Regional II Perkebunan MEP Afd I, 1 (Satu) Kopel ludes dilalap api. Terletak di Desa Perkebunan Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara (Sumut). Kamis, (17/10) Subuh sekira pukul 02.00 Wib.
I (Satu) Kopel Perumahan Karyawan BUMN PTPN IV Regional II Perkebunan MEP, yang dihuni 2 KK Karyawan BUMN PTPN IV Regional II Perkebunan MEP, tampak terlihat tinggal puing, dan rata dengan tanah.

Keterangan salah satu tetangga korban yang enggan disebut namanya mengatakan, “Kejadian sekitar pukul 02.00 Wib. Dikatakan, rumah tersebut satu pintu berjualan kedai kelontong. Termasuk juga jual gas elpiji 3 kg, dan juga bensin.” Katanya.
Damkar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu tiba dilokasi sekira jam 02.30 Wib. Dan sempat turut memadamkan api.
Danru Damkar Bilah Hilir, Syahrir membenarkan, “Dihubungi pihak PTPN IV Regional II Perkebunan MEP sekira jam 02.00. Wib, dan tiba dilokasi sekira Jam 02.30 Wib.” Terangnya.
Tidak lama kemudian Damkar PTPN IV Regional II Perkebunan Ajamu menyusul, dan turut padamkan api.
Korban kebakaran, Badar, dan sebelahnya Aris, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Diperkirakan kerugian ditaksir Ratusan juta rupiah.
Kapolsek Panai Tengah, AKP Basyaruddin, SE., MH begitu mengetahui peristiwa tersebut, respon cepat, langsung perintahkan Kapos Ajamu, Kholid Hasibuan, dan Reskrim Polsek Panai Tengah, turun kelokasi.
Kepala Desa (Kades) Perkebunan Ajamu, Wahidin dikonfirmasi Via Whatsaap mengatakan, “Waspada.. periksa seluruh aliran listrik alat”” masak..pastikan seluruh alat”” elektronik tidak posisi sedang berhubungan dgn aliran listrik.”
Dikatakan, “Juga turun langsung kelokasi musibah, dan turut memberi semangat kepada korban kebakaran. Semoga sabar, dan tabah menghadapi cobaan ini.” Ungkapnya.
Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN IV Regional II Perkebunan Mep, Rusdi dihubungi Via Washap mengatakan, “Saya lg di luar kota pak ada diklat.” Katanya.
(Kholik)












