Satpol Airud Polres Labuhanbatu Evakuasi Jasad Nelayan Jatuh Di laut

 

MPI, Labuhanbatu Sumut –
Seorang  nelayan berinisial I laki – laki (23) tahun, warga Desa Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan jatuh, dan tenggelam di laut.

Korban merupakan Anak Buah Kapal (ABK) nelayan jenis Sondong yang berangkat melaut bersama dua rekannya. Senin, (7/7/2025) dini hari.

Kejadian  tersebut terjadi Selasa, (8/7/2025) sekira pukul 01.00 WIB di Perairan Sei Dua, Sei Berombang. Saat itu, kapal nelayan yang dinakhodai Jamiluddin Hasibuan sedang dalam perjalanan kembali ke tangkahan di Lingkungan V Sei Berombang usai menangkap ikan. Korban yang berada di bagian depan kapal diduga tergelincir akibat ombak besar dan angin kencang, hingga akhirnya jatuh ke laut.

Mengetahui kejadian itu, nahkoda kapal segera memutar balik dan berupaya menolong korban. Namun, pencarian awal yang dilakukan di tengah cuaca buruk tidak membuahkan hasil. Pada pukul 02.30 WIB, tetangga korban bernama Rusli melaporkan insiden tersebut ke Kantor Satpolairud Polres Labuhanbatu di Jalan TPI No. 50 Sei Berombang.

Mendapat laporan itu, personel Satpol Airud segera bergerak melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.

Tim yang dipimpin oleh IPDA Asep Muhammad Nuzul, S.E., dan beranggotakan AIPDA Dedez M. Nur Harahap, BRIPKA A.S. Aritonang, BRIPKA Mahyudin, serta dibantu masyarakat nelayan, menyisir lokasi kejadian sejak pagi hari.

Sekira pukul 12.00 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia di perairan yang sama tempat ia dilaporkan hilang. Jenazah kemudian dievakuasi ke Kantor Satpol Airud dan dibawa ke Puskesmas Sei Berombang untuk dilakukan visum luar, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan mengapresiasi cepat tanggapnya tim  gabungan dalam upaya pencarian korban.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami juga mengimbau para nelayan untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan faktor cuaca saat melaut,” ucapnya. (ES33).

Pos terkait