Siswa PKBM Bina Bangsa Berkarakter Ikuti Ujian Kesetaraan di Hari Pertama

Patroli Indonesia | Cisarua, Bandung Barat – PKBM Bina Bangsa Berkarakter, yang terletak di Kampung Cilimus RT 02, Rw 03, Desa Pada asih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat yang berdiri dari tahun 2012 dan sampai sekarang tahun 2022 sudah menghasilkan anak didik yang berguna bagi bangsa dan membentuk karakter, ber’iman jujur disiplin dan bertanggung jawab.

Pendidikan dan pelatihan yang digulirkan yakni pembelajaran Paud, Program Kesetaraan paket A, B dan C serta kursus komputer.

Untuk peserta didik adalah usia sekolah dan usia dewasa dan untuk siswa PAUD adalah usia 2 sampai 6 tahun. Sedangkan tutornya (pengajar) adalah ada dari pensiunan guru, TNI AU aktif, serta mahasiswa UPI yang sengaja ikut membantu.

PKBM Bina bangsa berkarakter yang berada di kampung cilimus Desa pada asih, sangat membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa, dan bagi masyarakat kabupaten Bandung barat yang putus sekolah bisa melanjutkan mendaftarkan diri di PKBM Bina bangsa tanpa biaya (gratis).

Pada hari Kamis (14/4/2022) terpantau awak Media Patroli Indonesia siswa PKBM Bina bangsa lagi mengikuti ujian kesetaraan (UPK) yang dimulai pada pukul 09.00 sampai selsai pukul 14.00 Menurut Kepala sekolah PKBM Bina bangsa (Dra. Rosani pudjiati, M.Pd) syarat mendapatkan ijazah harus mengikuti ujian dan melaksanakan tugas terlebih dahulu.

“Kita lagi mengikuti ujian kesetaraan hari Kamis 14 april 2022 sampai hari minggu 17 april 2022 jadi ujian kesetaraan ini termasuk ujian sekolah, kita tadi mulai dari pukul 09,00 dan berakhir tadi pukul 14,00 dan ujian ini salah satunya untuk persyaratan mendapatkan ijazah.” Ungkapnya kepada awak Media Patroli.

“Kemudian ada tatap muka melaksanakan kegiatan pembelajaran dan melaksanakan tugas-tugas, itu baru lulus tidak nya ada di situ, syaratnya melaksanakan ujian kesetaraan, melaksanakan ujian akhir semester dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru 90% harus masuk sekolah itu syarat untuk lulus,” ucapnya.

“Saya bekerja sama dengan Unisas kebangsaan jadi kami anak-anak nanti kalau sudah lulus akan kami arahkan kuliah di “Unisas kebangsaan,” tuturnya.

“Jumlah siswa PKBM Bina bangsa untuk tahun 2022 tidak banyak hanya di bawah 100 siswa, karena anak-anak yang mau belajar itu tidak banyak ternyata, karena kami disini menegakkan disiplin, karena kami materinya Bina bangsa berkarakter menjadikan anak-anak yang beriman jujur, soleh bertanggung jawab,” paparnya.

Siswa PKBM Bina bangsa kebanyakan bukan dari masyarakat setempat, banyak dari luar daerah dan cara mencari siswa-siswinya menggunakan website.

“Jadi kami untuk mencari siswa menggunakan website, contohnya: PKBM Bina nusa berkarakter menerima siswa untuk belajar di PKBM dengan tanpa di pinta biaya, dan program unggulannya keterampilan komputer, bisa membuat foto digital, bisa membuat apa aja lewat komputer,” paparnya.

Rosani berharap PKBM Bina bangsa tetap eksis, bekerja membantu anak-anak yang tidak mampu, dan berlanjut ke Perguruan tinggi “UNISAS kebangsaan”.

Lebih lanjut Rosani berharap kepada pemerintah Desa juga Daerah bisa membantu ases jalan menuju tempat belajar PKBM yang masih setapak susah dilalui apalagi kalau musim hujan.

“Kami berharap kepada pemerintah Desa juga Daerah bisa memperbaiki ases jalan menuju tempat belajar kami, karena tujuan kami ingin membantu Pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa, juga membantu Masyarakat yang ingin belajar tanpa biaya.” Ujarnya.

“Tak lupa juga Saya ucapkan terimakasih kepada UNISAS kebangsaan yang bersedia menerima lulusan PKBM Bina bangsa berkarakter ke UNISAS Kebangsaan dengan ber beasiswa dan juga ucapkan terimakasih juga kepada PLN UP 3 wilayah Cimahi yang telah memberikan bantuan Beasiswa kepada siswa kami juga memberikan CSR bantuan komputer, semoga terus bisa bermitra dengan kami supaya bisa membing-bing anak-anak buat masa depan, karena murid siswa kami 100% anak Brokenhome.” Pungkasnya.

Jurnalis: Asep cahyana

Pos terkait