Tabungan Tak Kunjung Dibayar, Nasabah KSP-SB Ciamis Minta Bantuan Hukum

Patroli-Indonesia.com, CIAMIS, Jawa Barat – Dua orang nasabah Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP-SB) cabang Ciamis mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Patroli Indonesia.

Kedatangan Eka Fuziah (27) warga Kujang Kecamatan Cikoneng dan Nani (49) warga Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya ke kantor LBH Patroli Indonesia itu untuk meminta bantuan hukum terkait tabungan mereka di KSP-SB yang belum juga dicairkan oleh pihak koperasi tersebut.

Kepada wartawan Patroli-Indonesia.com, Eka mengatakan bahwa dirinya menjadi nasabah KSP-SB sejak tahun 2013 namun sampai saat ini tabungan Eka belum dibayarkan.

“Tabungan deposito saya dan teh nani jatuh temponya tahun 2020, namun sampai saat ini belum dibayar. Tabungan saya Rp.110 juta sedangkan punya teh Nani sebesar Rp.25 juta,” katanya, Sabtu (10/09/2022).

Dijelaskan Eka, pihaknya sudah mendatangi dan menanyakan kejelasan pembayaran tabungan itu, namun dari pihak koperasi seolah-olah mempermainkan nasabah dengan janji yang tak pasti.

Menurut Eka, pihak koperasi beralasan bahwa keputusan pencairan tabungan itu dari kantor pusat KSP-SB yang berada di Bogor. Namun hingga saat ini tidak ada kejelasan informasi pengembalian uang dari pihak manapun.

“Sudah beberapa kali saya menanyakan namun tidak mendapatkan kepastian kapan tabungan saya akan dibayar. berbagai alasan disampaikan sehingga tabungannya tak bisa dicairkan. Makanya saya dan teh Nani meminta bantuan hukum ke LBH ini,” ungkapnya.

Eka juga menjelaskan bahwa pihak koperasi belum membayar tabungan nasabah dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda. Pasca pandemi melandai, Eka pernah menanyakan lagi hak nya, namun dengan berbagai alasan pihak koperasi memberikan jawaban yang tak masuk akal.

“Saya sudah bosan terus menanyakan kapan pihak koperasi akan melakukan pembayaran tabungan saya dan nasabah lainnya,” ucapnya.

Eka berharap pihak KSP-SB harus bertanggungjawab kepada para nasabah yang tabungan dan keuntungannya belum dibayarkan.

“Saya harap pihak KSP-SB dapat secepatnya membayar uang tabungan saya dan nasabah lainnya,” harapnya.

Kepala KSP-SB cabang Murod Idrus Ciamis, Teti mengatakan sesuai dengan kebijakan kantor pusat, untuk pembayaran uang tabungan para nasabah, sampai saat ini pihaknya masih terus menyalurkan melalui transfer ke rekening nasabah.

“Setiap hari kami transfer ke rekening nasabah dengan nominal Rp.500ribu. Kalaupun ada nasabah yang belum menerima kami akan melakukan cek dan ricek terlebih dulu,” ucap Teti ketika ditemui di kantornya.

Dijelaskan Teti, akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda selama dua tahun, maka pengembalian uang kepada nasabah dilakukan dengan cara skema. Hal itu dilakukan karena sampai saat ini pihak KSP-SB masih belum normal.

“Pengembalian uang kepada anggota itu sudah kami lakukan sejak bulan Juni tahun 2021. Karena KSP-SB juga terkena keterbatasan likuditas maka belum semua uang anggota dikembalikan,” jelasnya.

Teti juga menghimbau kepada para anggota KSP-SB cabang Ciamis untuk selalu berdoa untuk kebangkitan KSP-SB dan bersabar, karena pihaknya juga selalu berusaha untuk mengembalikan uang para anggota.

“Kami memohon agar para anggota dapat bersabar karena kami para pengurus terus berusaha agar uang para anggota bisa dikembalikan sepenuhnya,” ungkapnya.

Teti pun berharap agar para anggota tetap bersabar, karena pihaknya dan para pengurus lain akan terus berusaha untuk membangkitkan likuiditas kantor pusat.

“Semoga likuiditas kantor pusat dapat segera meningkat, sehingga uang para anggota bisa kita kembalikan semuanya,” harapnya.

Dijelaskan Teti bahwa sejak tahun 2007 sampai saat ini jumlah anggota KSP-SB cabang Ciamis mencapai 3500 orang anggota. Adapun produk dari KSP-SB diantaranya Simpanan Berjangka (Deposito), Tabungan Pendidikan, Tabungan Masa Depan dan lainnya. (Nank Irawan)

Pos terkait