MPI, Pohuwato – Polres Pohuwato akan menertibkan aktivitas tambang Bulangita yang berdampak pada pengiriman sedimentasi ke empat desa, yaitu desa Bulangita, desa Teratai, desa Palopo, dan desa Pohuwato Timur. Wakapolres, kapolsek, dan kasat intel mengadakan pertemuan di desa Palopo untuk membahas keluhan mengenai sedimentasi yang berasal dari tambang Bulangita, Jum’at 13 Februari 2026.
Kasat intel menyatakan bahwa tambang tersebut memiliki dampak positif bagi perekonomian masyarakat, namun juga merusak lingkungan. Masyarakat desa Palopo sepakat untuk menutup tambang Bulangita karena dampaknya yang sangat merugikan.
Wakapolres Pohuwato menyebutkan dua langkah yang akan diambil, yaitu melakukan penertiban di lokasi tambang yang beroperasi tanpa izin dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi aliran sungai dan selokan.
Masyarakat melaporkan bahwa masih ada penambang yang melakukan aktivitas secara sembunyi-sembunyi, sehingga limbah atau air yang digunakan untuk penambangan tetap mengalir ke hilir.
Wakapolres Pohuwato menyatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut mengenai hal ini dan laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Red













