PATROLIINDONESIA.COM – KABUPATEN TANGERANG | “Sekian lama mengurus lahan nya marta merasa di tipu oleh oknum makelar tanah, tanah miliknya seluas 3.400 Meter hanya di bayar sekitar Rp.80.000.000 saja itupun dirinya tidak merasa di ajak kompromi oleh siapapun baik pihak Desa ataupun makelar dengan sang pembeli, tiba – tiba marta di datangi oleh pria yang bernama Maryono dengan membawa uang sejumlah 80jt dan di suruh Tanda tangan.
“Saya tau tau di datangi oleh Pak maryono terus ngasih uang 80jt dan suruh tanda tangan, katanya tanah bapak cuma laku segini”ucap marta pria yang sudah berusia lanjut itu menuturkan dengan bahasa daerah (Sunda-red)
Lanjut marta” saya kecewa tanah segitu luas hanya laku segitu, dan saya gak ngerti mau ngadu kemana?tanya nya bingung”
Marta 83 tahun warga Kp.Pos Cikoya Rt 02 Rw 01, desa Cikasungka kecamatan Solear kabupaten Tangerang, telah menjadi korban mafia tanah.
Pasalnya tanah atau lahannya Marta yang terletak di Kp. Pasir Ceuri Rt 006/02, desa Cikasungka Solear, dengan bukti surat pemberitahuan pajak terhutang. pajak bumi dan bangunan (SPPT-PBB-red), terbitan tahun 2021, dengan nomor sppt-pbb/Nop : 36.19.012.001.007.0213.0, dengan luas tanah 2.889 meter, diduga kuat tanah tersebut telah di serobot oleh oknum dan di jual ke pengembang perumahan Puri Harmoni Cikasungka, hal tersebut berdasarkan hasil wawancara awak media harian online patroliindonesia.com bersama rekan salah satu media online (Mular-red), 16/10/2022, pukul 19:28 Wib, mewawancarai Marta di kediaman Marta sendiri dan disaksikan oleh istri dan anak Marta.
Awak media mencoba komfirmasi ke Kepala Desa Cikasungka untuk mengetahui kejadian sebenar nya via pesan Singkat WhatsApp dengan menanyakan siapa Maryono, kades menjawab”
“Itu mah sesuai kesepakatan mereka..sy mah hanya ikut menengahi..coba konfirmasi aja ke pa maryono..”jawab Kades Via Chat WhatsApp.
Pertanyaan nya siapakah Pak Maryono tersebut apakah dia Sebagai Kuasa Jual atau dari pihak Pengembang Puri Harmoni atau Suruhan dari pihak terkait seperti Kepala Desa,Camat atau BPN?(Red-Nsr)












