Tenor Amin Sutanto : Pola Pikir Kita Menentukan Perbuatan dan Perbuatan Menentukan Siapa Kita

Patroliindonesia.com | JAKARTA – Ungkapan prakata bijak sering di ucapkan oleh tokoh terkenal pada sebuah pidato ataupun tulisan yang bertujuan untuk dapat mewarisi hal-hal baik bagi para pengikutnya.

Tidak terkecuali pada rangkaian kata-kata bijak yang terangkai disebuah lantunan narasi karya Tokoh ternama di Jakarta.

Tenor Amin Sutanto, yang saat ini dikenal sebagai seorang Ketua Umum sekaligus sebagai Tokoh Pendiri ‘Gemantara Raya’ menuliskan berbagai karya untuk mengiringi masyarakat luas untuk kebajikan.

“Orang yang Bijak akan Mewarisi Kehormatan, tetapi Orang yang Bodoh akan Menerima Cemooh.

Allah yang Memberi Hikmat, dari Mulut-Nya datang Pengetahuan & Kepandaian. Allah Menyediakan Pertolongan bagi Orang yang Jujur & Menjadi Perisai bagi Orang yang Tidak Bercela Lakunya, karena Siapa Bijak Mendengar & Siapa yang Meninggikan Diri maka akan Direndahkan.

Ingatlah Dalam Doa juga Pengharapan Tidak Ada yang Sia-sia & Hati yang Gembira adalah Obat.

HANYA HATI YANG TEGUH YANG AKAN MEMILIKI HARAPAN

Jika HATI di tutup oleh KEDENGKIAN,‎
kita akan melihat dunia dan semua orang adalah pesaing yang akan menjatuhkan kita.

Jika HATI di tutup oleh KEBENCIAN,
kita akan melihat dunia dan semua orang adalah musuh.
‎
Jika HATI di tutupi AMBISI SELANGIT,
kita akan melihat dunia dan semua orang sebagai target empuk untuk di jadikan bulanan.

Jika HATI di tutupi KESERAKAHAN,
kemana pun kita pergi kita akan merasa miskin melarat dan tidak puas.

Jika HATI di tutupi KEGELISAHAN,
ke mana pun kita pergi, ‎kita hanya menemukan keresahan dan ketidak tenangan.‎

Jika HATI di tutupi KEANGKUHAN,
kita akan melihat semua orang bodoh dan tolol.

Jika KEBODOHAN menutupi HATI,
hati akan menutupi mata, dan‎ mata tidak lagi melihat kebenaran.

Jika KEBENCIAN menutupi HATI,
kebencian akan menutupi mata, dan‎ mata tak lagi melihat kedamaian.

Hidup ini kadang terlihat seperti sebuah PERMAINAN,‎
sering sepertinya kita di Permainkan dengan Ketidak adilan di dalamnya, ‎namun kita akan menjadi KALAH bila kita meresponinya dengan KEMARAHAN atau pun MENYALAHKAN KEADAAN, maka :‎
Tetaplah TEGUH, ‎di saat yang lain RAPUH…
Tetaplah RENDAH HATI, Jangan Keraskan Hati, Bijaklah dalam Bertindak & Bertutur Kata ‎di Saat yang Lain semakin ANGKUH…‎

Dengan Tulus Tetaplah TERSENYUM, ‎di saat yang Lain memilih CEMBERUT…‎

Tetaplah SABAR, ‎di saat yang lain EMOSI…‎
Tetaplah SEMANGAT,‎di saat yang lain PUTUS ASA…‎

Tetaplah MENGAMPUNI, ‎walaupun kadang MENYAKITKAN…
‎
INGATLAH…‎
Sebilah PEDANG itu bukan DI BUAT dengan BELAIAN TANGAN yang LEMBUT, ‎akan tetapi oleh TEMPAAN PALU dan Ҏembakaran Di Atas Api;‎
Segumpal TANAH LIAT Harus DI BENTUK dan DI BAKAR, ‎untuk Bisa Menjadi BEJANA yang INDAH;
EMAS Harus DI BERSIHKAN dengan DI BAKAR, ‎agar Menjadi EMAS YANG MURNI;‎
Hanya HATI YANG TEGUH lah yang akan MEMILIKI HARAPAN yang INDAH untuk Masa yang akan datang…
‎‎
Hati yang Gembira adalah Obat & Jagalah Hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”

Selalu Semangat, Semangat Berkarya Nyata Memberikan Pelayanan yang Terbaik & Menjadi Berkat serta Jangan Lupa Jaga Kesehatan Selalu ya Sama Selalu Bersyukur dalam Segala Hal Penuh Sukacita.

Damai di Bumi Damai di Surga Jangan Cari Penyakit.

Salam Persatuan dalam Indahnya Kebhinekaan.

Pancasila Abadi NKRI HARGA MATI. Maju Terus Pantang Mundur & GBU All.

Jayalah Indonesia Tercinta.

Tenor Amin Sutanto juga dikenal di dunia birokrasi sebagai aktivis hingga di dunia entertainment karna dirinya pun pernah berkiprah di industri film indonesia.  (*)

Pos terkait