Patroli Indonesia || JAKARTA- Polda Metro Jaya membenarkan kejadian tewasnya tahanan berinisial S di Mapolres Metro Bekasi Kota terceburdalam kondisi mengambang di kali Bekasi yang terjadi Sabtu (01/1) kemarin.
“Betul tahanan melarikan diri Keluar dari Polres Metro Bekasi Kota dan terjebur kali, diduga tersangka tak bisa berenang dan tenggelam. Posisi ditemukan mengambang di kali tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra .Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Senin (03/1/2022).
Bid Propam dan Itwasda Polda Metro Jaya, kata Zulpan masih melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polres Metro Bekasi Kota terkait tewasnya tahanan yang berupaya melarikan diri. ” Anggota yang jaga dan yang melakukan pemeriksaan terhadap tahanan, semua akan diperiksa,” ujar Zulpan.
“Cara kabur gimana, sudah diketahui dan anggota yang menjaga saat itu sudah diperiksa Propam termasuk inspektorat (Itwasda) Polda Metro Jaya turun untuk melakukan pemeriksaan ,” sambungnya.
Zulpan menegaskan, tewasnya tahanan tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. ” Tak ada kekerasan. Saat itu napi diberikan makan oleh penyidik dan dia (S) melarikan diri,”tuturnya.
Ia pun menjelaskan, sebelumnya tersangka S bersama dua orang lainnya ditangkap dalam kasus dugaan pencabulan, saat dilakukan pemeriksaan tersangka S kabur melarikan diri.
Kasus yang menimpa S yakni dalam kasus tindak pidana pencabulan, ada 3 tersangka. Saat tersangka lain diperiksa dia diberi makan karena jam makan saat itulah dia melarikan diri. ” Dia (S) tercebur ke kali yang dalam dan diduga dia tak bisa berenang,”tandas Zulpan.
Rika Nengsih














