MPI, Tangerang – Jawara Warisan Umara dan Ulama gelar pelatihan penyembelehan hewan qurban, yang diselenggarakan di Aula kecamatan Neglasari kota Tangerang, Sabtu (10/06/2023).

Dalam acara kegiatan tersebut diwakili oleh walikota Tangerang Drs H.Sachrudin, Camat Neglasari Andika dan jajaran para Lurah se-kota tangerang. KH. Qhosasih Fathoni dari majelis ulama Indonesia (MUI) Habib Syech Jamaludin Al Mudi, Dra. Wina Listiana dari ketahanan pangan kota Tangerang dan Drh. M.Zaahir dari dinas pangan kota Tangerang.
Sementara, Camat Neglasari Andika ditemui awak media patroli Indonesia menjelaskan bahwa pada hari ini dilaksanakan kegiatan Jawara Jagal Warisan Umaroh dan Ulama dalam bentuk kegiatan hari ini. “Ini adalah acara pelatihan penyembelehan hewan qurban, sehingga nanti apa yang dihasilkan dari aktivitasnya bisa menjadi amal ibadah, bisa menjadi hal yang baik dan juga tidak menyalahi aturan pada intinya. Dan untuk kegiatan jawara hari ini memberi edukasi yang positif.” Ujar camat Andika.
“Dan sangat luar biasa panitianya, yayasan silahturahmi ini bisa menghadirkan dan juga membuat acara yang luar biasa yang hari ini dibuka oleh pak wakil Walikota dan ada juga dari pengurus yayasan silahturahmi, MUI dan juga dari dinas ketahanan pangan serta lainnya.” Sambungnya.
Menurut KH Khosasih Fathony Komisi Fatwa MUI Kota tangerang dalam wawancara oleh awak media mengatakan, “memang komisi fatwa MUI kota tangerang itu sudah adakan program untuk memberikan sosialisasi dan tentang cara penyembelihan hewan qurban secara syar’i, namun karena beberapa hal itu terkendala maka, begitu dengan adanya kegiatan JAWARA (Jagal Warisan Umara & Ulama) program ini jadi sangat positif maka kami sangat memberikan apresiasi kepada yayasan majelis silahturahmi.” Kata dia.
“Maka jika bisa tidak hanya di kecamatan neglasari saja, kalau bisa di seluruh kecamatan kceamatan bahkan juga tingkat kelurahan kelurahan di kota tangerang ini, agar supaya masyarakat kota tangerang mengerti tentang tata cara penyembelihan hewan secara syar’i yang halal dan dapat di benarkan.” Ucapnya.
Lebih lanjut Qosasih Fathony menerangkan, “saya mengapresiasi sekali kepada yayasan silahturahmi yang mengadakan acara ini, kalau bisa tidak hanya di tahun ini saja, akan tetapi Insyaallah di tahun tahun kedepan yang akan datang.” Harapnya.
Berbeda dengan, Habib syekh Jamaludin al mudi ditemui awak media patroli Indonesia menambahkan selaku pembina yayasan majelis silahturahmi mengajak kepada semua yuk sama-sama untuk kita bisa berkumpul di Aula kecamatan Neglasari. “Semoga bisa merangkul yang lainnya agar kita sendiri tidak salah, karena yang kita jalankan itu namanya kegiatan qurban hanya setahun sekali itu akan di makan oleh masyarakat sekitar jadi kita juga secara pribadi dan secara fatwa itu ada tanggung jawabnya masing-masing.” ujar Habib Jamaludin Al Mudi,
“Dan terima kasih kepada MUI yang telah hadir dan selalu mensuport kegiatan kegiatan yayasan silahturahmi dan semoga di tahun yang akan datang mengadakan acara seperti ini yang sama, bahkan 4 bisa lebih meriyah lagi pungkas nya ( Muhamad )












